Pengaruh Penurunan Suhu Exhaust Manipol Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor 4 Langkah
Tunggal, Teguh Asmara (2021) Pengaruh Penurunan Suhu Exhaust Manipol Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor 4 Langkah. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
a. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
b. ABSTRAK.pdf
Download (575kB)
c. BAB 1.pdf
Download (531kB)
d. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
e. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
f. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (591kB)
g. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (376kB)
h. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (189kB)
i. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (912kB)
j. ARTIKEL.pdf
Download (679kB)
Abstract
Tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor tidak hanya didukung oleh banyaknya jumlah penduduk yang ada, tetapi juga didukung oleh sifat konsumtif masyarakat yang gemar berganti kendaraan. Di Indonesia, sekitar 70% pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor. Dengan dampak yang cukup berbahaya bagi lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengurangi kuantitas emisi polutan gas buang kendaraan bermotor. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Penurunan Temperatur Exhaust Manifold Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor 4 Langkah”. Dengan harapan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi emisi gas buang polutan kendaraan bermotor. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan deduktif-induktif. Dari hasil pendataan gas CO tertinggi digunakan untuk bahan bakar Pertamax yang menggunakan pendingin air mineral yaitu sebesar 3,59% dan gas CO terendah pada penggunaan bahan bakar Pertamax Plus tanpa menggunakan pendingin yaitu sebesar 1,82%. Pada pengujian kedua, konsentrasi gas HC tertinggi diperoleh pada penggunaan bahan bakar Pertamax dengan menggunakan pendingin yaitu 293 ppm dan gas HC terendah pada penggunaan bahan bakar Pertamax plus tanpa menggunakan pendingin yaitu 131 ppm.
Kata kunci: Temperatur, Knalpot, Emisi
| Dosen Pembimbing: | Mufarida, Nely Ana and Bahri, Mokh Hairul and Nusantara, Ardhi Fathonisyam Putra and kosjoko, kosjoko | nidn0022047701, nidn0717087203, nidn0728038002, nidn0715126901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Temperatur, Knalpot, Emisi |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 690 Planning, Anaysis, Engineering Design |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1) |
| Depositing User: | Teguh Asmara Tunggal | wongfeingong469@gmail.com |
| Date Deposited: | 14 Feb 2022 03:33 |
| Last Modified: | 14 Feb 2022 03:33 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/12879 |
