(Peer Review + Documen + Similarity) TELAAH STRUKTUR, PERILAKU, DAN KERAGAAN PASAR BENUR HATCHERY SKALA RUMAH TANGGA (KASUS DI KABUPATEN SITUBONDO)

PRAWITASARI, SAPTYA (Peer Review + Documen + Similarity) TELAAH STRUKTUR, PERILAKU, DAN KERAGAAN PASAR BENUR HATCHERY SKALA RUMAH TANGGA (KASUS DI KABUPATEN SITUBONDO). Agritop - Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img] Text
TELAAH STRUKTUR, PERILAKU, DAN KERAGAAN PASAR BENUR HATCHERY SKALA RUMAH TANGGA (KASUS DI KABUPATEN SITUBONDO).pdf

Download (2MB)
[img] Text
benur.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2008.pdf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang telaah struktur, perilaku, dan keragaan pasar benur hatchery skala rumah tangga. Berdasarkan hasil peneitian dapat disimpulkan (1) struktur pasar benur adalah struktur pasar persaingan tidak sempurna, pada segmen pedagang lokal maupun pedagang luar pulau struktur pasar yang terbentuk cenderung mengarah pada struktur oligopsoni, (2) terdapat kemudahan bagi produsen, pedagang local, pedagang luar pulau, tidak ada ketentuan hukum khusus untuk masuk kedalam pasar. Tidak ada hambatan masuk bagi produsen untuk jangka pendek, kecuali gagal panen karena faktor iklim dan fluktuasi harga. Ada hambatan masuk pasar untuk pedagang lokal lamanya waktu untuk beradaptasi dan waktu tunggu dengan pasar dan menjadi pemasok tetap. Pedagang luar pulau mengalami hambatan masuk pasar berupa kesulitan menciptakan jaringan kerja dengan produsen dan pedagang luar pulau serta faktor risiko, (3) perilaku pasar dalam penentuan harga menunjukkan bahwa penentu harga adalah pedagang luar pulau. Hasil analisis integrasi pasar menunjukkan integrasi pasar yang rendah dan posisi tawar produsen lemah, menunjukkan perilaku pedagang mencerminkan perilaku yang tidak memberikan gambaran usaha yang saling menguntungkan semua pihak, (4) keragaan pasar benur menunjukkan ada perbedaan keuntungan pada setiap lembaga menunjukkan pasar benur di Kabupaten Situbondo tidak efisien. Masing-masing lembaga pemasaran juga tidak mencerminkan rangkaian kegiatan yang saling menguntungkan, namun cenderung hanya dinikmati oleh pedagang lokal dan pedagang luar pulau. Ditinjau dari analisis marjin maka saluran dua merupakan saluran yang paling menguntungkan bagi produsen karena pada saluran dua harga jual dan share petani cukup tinggi.

Item Type: Peer Review
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
Depositing User: Saptya Prawitasari
Date Deposited: 19 Feb 2022 06:00
Last Modified: 29 Mar 2022 07:10
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/13080

Actions (login required)

View Item View Item