Campur Kode dalam Teks Cerpen Karya Siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Jember

Yuliasari, Windi Eka (2017) Campur Kode dalam Teks Cerpen Karya Siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Jember. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL.pdf

Download (497kB) | Preview

Abstract

Campur kode adalah penggunaan dua buah bahasa atau lebih dalam tuturan dengan menyisipkan unsur-unsur bahasa yang satu ke dalam bahasa yang lainnya. Campur kode bukan hanya terjadi pada bahasa lisan, tetapi juga dapat terjadi dalam bahasa tulis, salah satunya teks cerpen karya siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jember. Permasalahan yang muncul dari latar belakang ada dua yakni: (1) bentuk campur kode apa saja yang ada pada teks cerpen karya siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jember tahun pelajaran 2016/2017 dan (2) Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya campur kode pada teks cerpen karya siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk campur kode dan mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya campur kode pada teks cerpen karya siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jember tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Data dalam penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang diperoleh direduksi, disajikan, dan disimpulkan. Hasil kriteria analisis data menunjukkan bahwa ditemukan betuk campur kode internal, meliputi campur kode tataran kata, frasa, idiom, dan perulangan kata. Sedangkan campur kode eksternal meliputi campur kode tataran kata, frasa, klausa, idiom, dan baster. Dari bentuk campur kode tersebut yang paling sering digunakan siswa adalah campur kode eksternal, dan dari tataran campur kode yang paling sering digunakan adalah pada tataran kata. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi faktor internal yang siswa dapatkan dari bahasa ibu, lingkungan sekolah dan sekitar, dan faktor eksternal yang siswa dapatkan dari lingkungan sekolah, dan pengaruh media elektronik dan media sosial, serta faktor alasan siswa menggunakan campur kode yaitu agar terlihat tidak formal, karena tidak mendapat padanan kata dalam bahasa Indonesia, reflek berbicara, dan agar terlihat prestise.

Item Type: Article
Additional Information: Windi Eka Yuliasari (1310221041)
Uncontrolled Keywords: campur kode, teks cerpen
Subjects: 800 Literature and Rhetoric > 813 Indonesian Fiction
Divisions: Faculty of Teaching and Education Science > Department of Indonesian Literature Education
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 21 Mar 2019 06:31
Last Modified: 21 Mar 2019 06:31
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1533

Actions (login required)

View Item View Item