Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tamanan dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran

Astutik, Nike Pamuji (2017) Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tamanan dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img]
Preview
Text
2. ARTIKEL.pdf

Download (359kB) | Preview

Abstract

Berpikir kritis menghendaki seseorang untuk mempertimbangkan segala hal yang berkaitan dengan suatu masalah sebelum akhirnya mengambil keputusan yang masuk akal dari penyelesaian suatu masalah. Permasalahan yang muncul dari latar belakang adalah bagaimanakah profil kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tamanan dalam menyelesaikan soal lingkaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tamanan dalam menyelesaikan soal lingkaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sasaran pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Tamanan. Tempat penelitian di SMP Negeri 3 Tamanan, pada tanggal 17 Mei 2017. Teknik pengumpul data adalah teknik tes dan dokumentasi. Instrument dalam penelitian adalah peneliti selaku instrument utama, dan instrument pendukung berupa lembar tes, pedoman wawancara, lembar validasi. Data dalam penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan siswa dengan kemampuan matematis tinggi mampu mengalisis pertanyaan, memfokuskan pertanyaan, menentukan solusi dari permasalahan, mampu mengembangkan model pemecahan yang masuk akal, menuliskan jawaban atau solusi dari permasalahan, menentukan kesimpulan, dan belum mampu menentukan alternatif cara lain dalam menyelesaikan masalah. siswa dengan Kemampuan matematis sedang mampu mengalisis pertanyaan,memfokuskan pertanyaan, kurang mampu menentukan solusi dari permasalahan, kurang mampu mengembangkan model pemecahan yang masuk akal, menuliskan jawaban atau solusi dari permasalahan, kurang mampu menentukan kesimpulan, dan belum dapat menentukan alternatif cara lain dalam menyelesaikan masalah. Siswa dengan kemampuan matematis rendah mampu mengalisis pertanyaan, mampu memfokuskan pertanyaan, kurang mampu menentukan solusi dari permasalahan, kurang mampu mengembangkan model pemecahan yang masuk akal, kurang mampu menuliskan jawaban atau solusi dari permasalahan, menentukan kesimpulan, dan belum dapat menentukan alternatif cara lain dalam menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil tersebut, simpulan dari penelitian ini adalah siswa dengan kemampuan matematis tinggi mampu memenuhi keenam indikator berpikir kritis. Siswa dengan kemampuan matematis sedang mampu memenuhi tiga indikator berpikir kritis. Siswa dengan kemampuan matematis rendah mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis.

Item Type: Article
Additional Information: Nike Pamuji Astutik (13102510)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Berpikir Kritis
Subjects: 500 Natural Science and Mathematics > 510 Mathematics
Divisions: Faculty of Teaching and Education Science > Department of Mathematics Education
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 24 May 2019 03:32
Last Modified: 24 May 2019 03:32
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1875

Actions (login required)

View Item View Item