Analisis Karakteristik Fisiologi dan Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L) terhadap Perimbangan Pupuk dan Populasi Tanaman pada Sistem Tumpang sari Tebu Kedelai

Maulana, Muhammad Rifqi (2018) Analisis Karakteristik Fisiologi dan Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L) terhadap Perimbangan Pupuk dan Populasi Tanaman pada Sistem Tumpang sari Tebu Kedelai. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah jember.

[img]
Preview
Text
artikel.pdf

Download (615kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon perimbangan pupuk terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, untuk mengetahui respon perlakuan varietas yang berbeda terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, untuk mengetahui respon perelakuan jumlah populasi terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, untuk mengetahui respon interaksi perlakuan varietas dan perimbangan pupuk terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, untuk mengetahui respon interaksi perlakuan varietas dan jumlah populasi terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, untuk mengetahui respon interaksi perlakuan perimbangan pupuk dan jumlah populasi terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai, dan untuk mengetahui respon interaksi perlakuan varietas, perimbangan pupukserta jumlah populasi terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuan kedalai pada sistem tumpangsari tebu kedelai. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan Februari 2018 sampai bulan Maret 2018 dengan ketinggian ± 89 meter diatas permukaan laut. Dalam penelitian ini menggunaan metode Rancangan Acak kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga faktor yang diteliti dengan dua kali ulangan. Faktor pertama yaitu Varietas (V) yang terdiri dari 3 varietas berupa (V1) Wilis, (V2) Agromulyo dan (V3) Burangrang. Faktor kedua yaitu perimbangan pemupukan (P) yang terdiri dari 3 perimbangan yaitu (P1) 45 Kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik, (P2) 90 Kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik, (P3) 135 Kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik. Faktor ketiga yaitu jumlah populasi (J) yang terdiri dari (J1) 500.000 tanaman per ha, (J2) 250.000 tanaman per ha, (J3 ) 150.000 tanaman per ha. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa Perlakuan P1 (45 kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik) memberikan pengaruh yang nyata pada variabel pengamatan luas daun umur 1 BST, luas daun spesifik umur 1 BST, laju pertumbuhan relatif dan berbeda sangat nyata pada variabel pengamatan Indeks luas daun umur 1 BST, Nisbah luas daun umur 1 BST, laju pertumbuhan tanaman. Sedangkan perlakuan P2 (90 kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik) berbeda sangat nyata terhadap variabel pengamatan indeks panen. Perlakuan P3 (135 kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik) berbeda sangat nyata terhadap variabel pengamatan laju asimilasi bersih.Perlakuan V1 (Wilis) memberikan pengaruh sangat nyata pada variabel pengamatan luas daun spesifik umur 2 BST, Perlakuan J3 (125.000 tanaman per ha) memberikan pengaruh yang nyata pada variabel pengamatan luas daun umur 1 BST, luas daun umur 2 BST, luas daun spesifik umur 1 BST, luas daun spesifik umur 2 BST, nisbahh luas daun umur 1 BST, laju perumubuhan tanaman, laju asimilasi bersih, laju pertubuhan relatif dan indeks panen. Sedangkan perlakuan J1 (500.000 tanaman per ha) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap variabel pengamatan nisbah luas daun umur 2 BST, Tidak terdapat pengaruh yang nyata interaksi perimbangan pupuk, dan varietas terhadap semua variabel pengamatan, Interaksi perlakuan V1J3 (Willis dengan 45 kg Urea/ha + 2 Ton Pupuk Organik) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap variabel pengamatan nisbah luas dun umur 1 BST, Tidak terdapat pengaruh yang nyata interaksi perimbangan pupuk dan jumlah populasi terhadap semua variabel pengamtan, tidak terdapat pengaruh yang nyata interaksi antara perimbangan pupuk, jumlah populasi dan varietas terhadap karakteristik fisiologi dan pertumbuhan kedelai pada sistem tumpangsari tebu kedelai.

Item Type: Article
Additional Information: Muhammad Rifqi Maulana (1410311004)
Uncontrolled Keywords: kedelai, tumpang sari, varietas, perimbangan pupuk, jumlah populasi
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology Farming
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 10 Jul 2019 09:09
Last Modified: 10 Jul 2019 09:09
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1991

Actions (login required)

View Item View Item