Studi Komparatif Usahatani Padi Hibrida dan Non Hibrida di Kabupaten Jember

Fauzan, Muhammad (2018) Studi Komparatif Usahatani Padi Hibrida dan Non Hibrida di Kabupaten Jember. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah jember.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL.pdf

Download (290kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji produktivitas lahan padi hibrida lebih tinggi dibanding padi non hibrida, untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap produksi padi hibrida dan non hibrida, untuk menguji biaya produksi usahatani antara padi hibrida lebih tinggi dibanding padi non hibrida, untuk menguji apakah keuntungan usahatani padi hibrida lebih tinggi dibanding padi non hibrida. Penelitian ini menggunakan metode purposive (sengaja) di Kecamatan Rambipuji dan Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling, data diperoleh dari wawancara dengan petani dan melalui instansi. Metode analisis data menggunakan uji-t satu arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, produktivitas lahan usahatani padi hibrida di Kabupaten Jember Tahun 2016 lebih tinggi dibandingkan padi non hibrida dan secara statistik berbeda nyata pada taraf uji 1%. Puduktivitas padi hibrida sebesar 9.053,80 kg/ha dan non hibrida sebesar 6.079,70 kg/ha dengan rata-rata tingkat perbedaan nilai produktivitas keduanya yaitu sebesar 2.974,21 kg/ha. Faktor-faktor yang berpengaruh positif signifikan terhadap nilai produksi usahatani padi adalah luas lahan, pupuk dan dummy varietas padi sedangkan yang berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi adalah benih, tenaga kerja dan manajerial. Biaya produksi usahatani padi hibrida di Kabupaten Jember Tahun 2016 lebih tinggi dibandingkan padi non hibrida dan secara statistik berbeda nyata pada taraf uji 1%. Padi hibrida dengan rata-rata 22.327,459 per ha dan non hibrida 14.038,863 per ha. Menunjukkan adanya perbedaan penggunaaan biaya yang signifikan di antara usahatani padi. Keuntungan usahatani padi hibrida di Kabupaten Jember tahun 2016 lebih tinggi dibanding padi non hibrida dan secara statistik berbeda nyata pada taraf uji 1%. Keuntungan padi hibrida sebesar Rp 25.801,855 per ha dan non hibrda sebesar Rp 14.535,938 per ha dengan rata-rata keuntungan antara keduanya yaitu sebesar Rp 11.265,917 per hektar.

Item Type: Article
Additional Information: Muhammad Fauzan (1310321010)
Uncontrolled Keywords: komparatif, produktivitas, keuntungan, padi
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness Farming
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 10 Jul 2019 09:15
Last Modified: 10 Jul 2019 09:15
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1993

Actions (login required)

View Item View Item