Penjatuhan Pidana terhadap Residivis dalam Praktek Peradilan

Rozi, Fathur (2015) Penjatuhan Pidana terhadap Residivis dalam Praktek Peradilan. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img]
Preview
Text
JURNAL HUKUM.pdf

Download (341kB) | Preview

Abstract

Recidive merupakan salah satu alasan pemberat pidana, dimana penjatuhan pidananya ditambah sepertiga dari ancaman pidana maksimalnya. Ketentuan recidive diatur dalam Buku II KUHP tentang Kejahatan Pasal 386, 387 dan 388 KUHP. Seseorang dapat dikatakan sebagai pelaku recidive atau residivis apabila sudah memenuhi syarat-syarat adanya recidive. Hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap residivis haruslah benar-benar mempertimbangkan tujuan hukum pidana yang salah satunya ialah untuk tujuan keadilan, tidak hanya dalam pertimbangannya tetapi benar-benar harus menjatuhkan pidana yang seadil-adilnya. Penelitian ini mengunakan dua contoh Putusan Pengadilan yaitu Putusan Pengadilan Negeri Jember Nomor 456/Pid.B/2014/PN.Jmr dan Putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi Nomor 549/Pid.Sus/2014/PN.Bwi. Dalam kedua putusan tersebut penjatuhan pidananya masih belum ditambah sepertiga dari ancaman pidana maksimalnya, meskipun dalam pertimbangan hakim dalam hal yang memberatkan disebutkan bahwa terdakwa merupakan residivis.

Item Type: Article
Additional Information: Fathur Rozi (1010111038)
Uncontrolled Keywords: Recidive, residivis, penjatuhan pidana
Subjects: 300 Social Science > 340 Law > 345 Criminal Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 13 Jul 2019 10:51
Last Modified: 13 Jul 2019 10:51
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/2019

Actions (login required)

View Item View Item