Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap Pemberian Pupuk P dan Pupuk Organik Cair Azolla

Wicaksono, Wahyu Agung (2015) Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap Pemberian Pupuk P dan Pupuk Organik Cair Azolla. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img]
Preview
Text
JURNAL.pdf

Download (370kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap pemberian dosis pupuk P. (2) Untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap pemberian kosentrasi pupuk organik cair azolla. (3) Untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap interaksi pemberian kosentrasi pupuk organik cair azolla dan pemberian dosis pupuk P. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember yang bertempat di Jalan. Karimata, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Dimulai pada bulan 14 Januari 2015 sampai 14 April 2015 dengan ketinggian tempat +89 meter diatas permukaan laut (dpl). Penelitian dilakukan secara faktorial (4 x 4) dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama Dosis Pemberian Pupuk SP-36 (P) yaitu : Po : Tanpa Pelakuan Pupuk SP-36, P1 : SP-36 100 kg/ha (20 g/plot), P2 : SP-36 200 kg/ha (40 g/plot), P3 : SP-36 300 kg/ha (60 g/plot) dan faktor kedua Kosentrasi Pemberian Pupuk Organik Cair Azolla (C) yaitu : C0 : Tanpa Pemberian Pupuk Organik Cair Azolla, C1 : Pupuk Organik Cair Azolla 40 ml/L, C2 : Pupuk Organik Cair Azolla Azolla 80 ml/L, C3 : Pupuk Organik Cair Azolla 120 ml/L. yang masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan pemberian Dosis Pupuk P (SP-36) berbeda sangat nyata terhadap peningkatan produksi tanaman kedelai namun tidak berpengaruh pada pertumbuhan tanaman kedelai. Dosis pupuk P (SP-36) 200 kg/ha (P2) memberikan hasil terbaik pada variabel pengamatan produksi tanaman kedelai dari pada Dosis pupuk P (SP-36) 300 kg/ha (P3) karena lebih efisien. Perlakuan Kosentrasi Pupuk Organik Cair Azolla berpengaruh nyata terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Kosentrasi Pupuk Organik Cair Azolla 120 ml/L (C3) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Interaksi antara perlakuan Dosis Pupuk P (SP-36) dan Kosentrasi Pupuk Organik Cair Azolla tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai, namun berbeda nyata pada produksi tanaman kedelai dengan variabel pengamatan Berat 100 Biji. Kombinasi perlakuan Dosis Pupuk P (SP-36) 200 kg/ha dan Kosentrasi Pupuk Organik Cair Azolla Azolla 80 ml/L (P2C2) merupakan kombinasi yang terbaik.

Item Type: Article
Additional Information: Wahyu Agung Wicaksono (1110311017)
Uncontrolled Keywords: Pupuk P (SP-36), Pupuk Organik Cair Azolla, Tanaman Kedelai
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology Farming
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 15 Jul 2019 14:18
Last Modified: 15 Jul 2019 14:18
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/2051

Actions (login required)

View Item View Item