ANALISIS YURIDIS KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER TERKAIT PENGALIHAN LAHAN SALURAN IRIGASI DI DESA PUGER



Munir, Muhammad Iqbal (2024) ANALISIS YURIDIS KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER TERKAIT PENGALIHAN LAHAN SALURAN IRIGASI DI DESA PUGER. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[thumbnail of 1. PENDAHULUAN.pdf] Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (317kB)
[thumbnail of 3. BAB I.pdf] Text
3. BAB I.pdf

Download (569kB)
[thumbnail of 4. BAB II.pdf] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (539kB) | Request a copy
[thumbnail of 5. BAB III.pdf] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (639kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB IV.pdf] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (318kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (556kB)

Abstract

Perlawanan yang dilakukan oleh petani Puger diakibatkan oleh pengalihan lahan irigasi yang
dilakukan oleh PT Semen Imasco Asiatic secara sepihak yang mengakibatkan hampir 3.000
hektar sawah mengalami gagal panen hal tersebut dilakukan oleh PT Semen Imasco Asiatic
guna untuk melakukan proses pembangunan jalan keluar masuk angkutan barang dan
pembangunan sebuah tower/menara tepat diatas saluran irigasi. Sehingga saluran irigasi tadi
dipindahkan kurang lebih 300 meter dari area pabrik dengan kondisi medan yang berkelok-
kelok dan endapan pasir yang tinggi sehingga mengakibatkan dorongan air yang kurang
memadai pada hasil relokasi saluran air tersebut. Hal itu tidak sesuai dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 77 Tahun 2001 tentang Irigasi pada Pasal 34 Ayat (3) tentang
Pengamanan Jaringan Irigasi. Secara tegas pada poin ketiga disebutkan jika dilarang
mendirikan, mengubah ataupun membongkar bangunan-bangunan lain yang berada di dalam,
di atas, maupun yang melintasi saluran irigasi, kecuali dengan izin Pemerintah Daerah yang
bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian, konflik antara petani Puger dengan PT Imasco
Asiatic dapat dikategorikan sebagai bentuk perlawanan untuk mendapatkan hak serta
kewajiban mendapatkan ruang. Akibatnya, para petani mengalami kerugian akibat relakosi
saluran irigasi. Penulisan ini menggunakan metode normatif dengan pendekan perUndang -
Undangan dan konseptual. Pendekatan Perundang-undangan yang sama dilakukan dengan
menelaah undangundang dann regulasi yang bersangkutan dengan isu hukum yang akan
dibahas dalam penelitian ini. Pendekatan Konseptual yang dilakukan dengan beranjak dari
pandangan-pandangan doktrin-doktrin yang berkembang dalam ilmu hukum. Dengan tujuan
untuk menemukan ide-ide yang melahirkan pengertian-pengertian hukum, konsep-konsep
hukum dan asas-asas hukum yang relevan dengan isu hukum. Penelitian ini mengacu pada
konsep-konsep yang sesuai dengan tema penelitian yang akan diteliti. Pemerintah Daerah
Kabupaten Jember selaku pemangku kebijakan harus memperhatikan aspek dampak
lingkungan hidup yang akan terjadi akibat dari pengalihan lahan irigasi yang dilakukan PT
Imasco Asiatic dilakukan secara sepihak agar petani tidak merasa dirugikan. Berdasarkan
Pasal 34 Ayat (3) tentang Pengamanan jaringan Irigasi seharusnya Pemerintah kabupaten
jember harus tegas dalam menegakan hukumnya dalam melindungi dan mensejahterakan
masyarakat.
Kata Kunci: Perlawanan Petani, Pengalihan Saluran Irigasi, Puger, PT Semen Imasco
Asiatic.

Contribution
Nama Dosen Pembimbing
NIDN/NIDK
Reviewer
Ubaidillah, Luthfian
nidn0717018802

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Kata Kunci: Perlawanan Petani, Pengalihan Saluran Irigasi, Puger, PT Semen Imasco Asiatic.
Subjects: 300 Social Science > 340 Law > 349 Law of Specific Jurisdictions & Areas
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science (S1)
Depositing User: Muhammad Iqbal Munir | iqbalmunir2193@gmail.com
Date Deposited: 22 Jul 2024 01:52
Last Modified: 22 Jul 2024 01:52
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/22052

Actions (login required)

View Item View Item