Analisis Laju Perpindahan Panas Radiasi pada Inkubator Penetas Telur Ayam Berkapasistas 30 Butir



Johan, Adib (2015) Analisis Laju Perpindahan Panas Radiasi pada Inkubator Penetas Telur Ayam Berkapasistas 30 Butir. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

[thumbnail of jurnal.pdf]
Preview
Text
jurnal.pdf

Download (185kB) | Preview
[thumbnail of pendahuluan.pdf] Text
pendahuluan.pdf

Download (512kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (138kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (330kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (517kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (383kB)
[thumbnail of Lampiran 1.pdf] Text
Lampiran 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[thumbnail of Lampiran 2.pdf] Text
Lampiran 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)

Abstract

Mesin tetas merupakan salah satu media yang berupa box dengan konstruksi yang sedemikian rupa sehingga panas di dalamnya tidak terbuang dengan sia-sia. Suhu di dalam box dapat diatur sesuai ukuran derajat panas yang dibutuhkan selama periode penetasan. Prinsip kerja penetasan telur dengan mesin tetas ini sama dengan induk ungas. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, penetasan telur ayam yang semula di tetaskan pada indukan ayam dirasa kurang efisien di karenakan induk ayam dalam 21 hari hanya mengerami telurnya saja, sedangkan apabila dilakukan penetasan dengan mesin penetas indukan ayam dapat segera dapat memproduksi telur kembali. Akan tetapi penetas telur ayam membutuhkan suhu yang pas untuk menetaskan telur ayam sehingga dapat menghasilkan bibit ayam unggulan. Maka untuk mengetahui suhu penetasan yang paling baik dilakukkaan penelitian perpindahan panas radiasi pada inkubator penetas telur agar diperoleh suhu penetasan yang paling baik. Untuk suhu 36-37˚C didapatkan telur yang menetas sebanyak 10 butir, 37-38 ˚C menetas 15 dan pada suhu 38-39 ˚C menetas 22.

Contribution
Nama Dosen Pembimbing
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Mufarida, Nely Ana
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Efan, Ahmad
UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Penetas Telur , Radiasi
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 621 Applied Physics
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1)
Depositing User: Hendri UF | hendri@unmuhjember.ac.id
Date Deposited: 31 Jul 2019 09:16
Last Modified: 03 Dec 2019 02:27
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/2244

Actions (login required)

View Item View Item