(TABS) PENGARUH VARIASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN = SERTA HASIL SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM BUDIDAYA HIDROPONIK METODE DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT)
MUNAWAROH, FARIDATUL (2025) (TABS) PENGARUH VARIASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN = SERTA HASIL SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM BUDIDAYA HIDROPONIK METODE DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
![]() |
Text
Halaman Pengesahan.pdf Download (709kB) |
![]() |
Text
PowePoint.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
![]() |
Text
Artikel Pra-Terbit.pdf Restricted to Repository staff only Download (786kB) | Request a copy |
Abstract
Sayuran menyediakan berbagai zat gizi esensial, seperti vitamin, serat, kalsium, zat besi, dan karoten, yang sangat penting untuk ¬¬kesehatan manusia. Selada (Lactuca sativa L.) adalah komoditas bernilai ekonomi tinggi di antara banyak macam sayuran berdasarkan keberadaan komponen nutrisinya yang luar biasa, terutama vitamin A, B, C, dan kalsium. Karena menggunakan lahan yang lebih sedikit dan menghasilkan produk berkualitas tinggi, budidaya selada hidroponik adalah alternatif yang bagus. DFT (Deep Flow Technique) adalah salah satu cara bididaya hidroponik paling banyak digunakan. Hal ini memungkinkan waktu panen yang lebih singkat dan hasil yang optimal, tetapi membutuhkan pengelolaan nutrisi dan energi yang cermat. Kajian ini difokuskan pada dampak perpaduan media dan komposisi larutan nutrisi pada dinamika pertumbuhan dan produksi selada yang dibudidayakan melalui pendekatan hidroponik Deep Flow Technique (DFT). Untuk proyek ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan, yang memiliki desain split plot yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Jenis nutrisi (N) merupakan faktor pertam, dan media tanam (M) adalah faktor anak petak. Analisis ragam (ANOVA) digunakan untuk menganalisis data, dan parameter dalam penelitian ini mengunakan: tinggi tanaman, daun tanaman (jumlah, lebar, dan panjang), panjang akar, diameter batang, dan berat tanaman segar sebagai parameter pengamatan. Berdasarkan hasil percobaan, diketahui bahwa, dibandingkan dengan pemberian NPK, penggunaan AB Mix meningkatkan semua parameter pertumbuhan, termasuk bobot segar, secara signifikan. Media tanam cocopeat dan arang sekam menghasilkan biomassa selada tertinggi, diikuti oleh rockwool. Sebaliknya, media berupa sekam padi dan serbuk gergaji menghasilkan hasil pertumbuhan paling rendah.
ContributionNama Dosen PembimbingNIDN/NIDKDosen PembimbingUMARIE, ISKANDARNIDN0003016401Dosen PembimbingWIJAYA, INSANNIDN0728086202
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Keywords/Kata Kunci: | AB Mix, Hidroponik DFT, Media Tanam, NPK, Selada |
Subjects: | 500 Natural Science and Mathematics > 580 Plants, Botany > 583 Dicotyledons |
Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1) |
Depositing User: | Faridatul Munawaroh | faridatulmunawaroh06@gmail.com |
Date Deposited: | 23 Aug 2025 01:45 |
Last Modified: | 23 Aug 2025 03:26 |
URI: | http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |