Pengaruh variasi persentase starter dengan temperatur destilasi 85°c pada proses pembuatan bioetanol dari tepung sagu (metroxylon sp) dan singkong (manihot utilissima)

Arisandy, Bendrik Vebi (2020) Pengaruh variasi persentase starter dengan temperatur destilasi 85°c pada proses pembuatan bioetanol dari tepung sagu (metroxylon sp) dan singkong (manihot utilissima). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img] Text
a. Pendahuluan.pdf

Download (2MB)
[img] Text
b. Abstrak.pdf

Download (174kB)
[img] Text
c. BAB I.pdf

Download (332kB)
[img] Text
d. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (992kB) | Request a copy
[img] Text
e. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (606kB) | Request a copy
[img] Text
f. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (940kB) | Request a copy
[img] Text
g. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB) | Request a copy
[img] Text
h. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (287kB)
[img] Text
i. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text
j. JURNAL.pdf

Download (732kB)

Abstract

Seiring dengan ketersediaan energi di dunia yang semakin menipis sedangkan kebutuhan akan energi semakin meningkat, hal ini mendorong peneliti untuk mencari sumber energi baru sebagai energi alternatif, salah satunya adalah bioetanol. Bioetanol memiliki kelebihan dibanding dengan bahan bakar minyak (BBM), diantaranya memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi 35% sehingga terbakar lebih sempurna. Pemanfaatan tepung sagu dan singkong masih terbatas. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan bahan baku tepung sagu dan singkong menjadi etanol dengan menggunakan metode deskriptif dilakukan dengan 3 tahap yaitu; tahap pertama hidrolisis dengan starter NPK 120 gram, Urea 120 gram, HCL 120 ml, molase 120 ml, temperatur 800C selama 30 menit. Tahap kedua fermentasi selama 4 hari dengan variasi ragi tape sebanyak 30 gram, 90 gram, 150 gram. Tahap ketiga destilasi alkohol. Hasil pengujian destilasi kadar etanol tertinggi pada spesimen tepung sagu didapatkan 23% varian ragi 150 gram, singkong 45% varian ragi 150 gram, dan mix tepung sagu dan singkong 33% varian ragi 150 gram. Variasi persentase starter berpengaruh secara signifikan terhadap kadar etanol yang dihasilkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bioetanol, tepung sagu dan singkong, hidrolisis, fermentasi, destilasi
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 601 Philosophy and Theory of Technology
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1 - Undergraduate Thesis)
Depositing User: Bendrik Vebi Arisandy
Date Deposited: 29 Feb 2020 03:41
Last Modified: 29 Feb 2020 03:42
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/3688

Actions (login required)

View Item View Item