Konversi Energi Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Menjadi Bioetanol di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember

Fangga, Prayuda (2020) Konversi Energi Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Menjadi Bioetanol di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

[img] Text
cover.pdf

Download (350kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (222kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (472kB)
[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (391kB)
[img] Text
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf

Download (476kB)
[img] Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (201kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (261kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (309kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (438kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (508kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (563kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (310kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL KONVERSI ENERGI KULIT PISANG KEPOK.pdf

Download (526kB)

Abstract

Sampai saat ini usaha untuk menemukan sumber energi alternative semakin meningkat, salah satu wujud alternatif dari energi pengganti minyak bumi adalah bioetanol. Bioetanol merupakan sember energi yang berasal dari limbah organik dan sangat banyak jenisnya. Bioetanol dapat mengurangi ketergantungan pemakaian yang berlebihan terhadap bahan bakar minyak sekaligus sebagai pemasok energi. Bioetanol memiliki beberapa kelebihan dalam penggunaanya dibandingkan bahan bakar minyak (BBM) yang kita gunakan pada saat ini, diantara kelebihan tersebut adalah mampu menurunkan emisi karbon dioksida (CO2) sampai 18% dan juga memiliki kandungan oksigen sekitar 35% sehingga mampu terbakar lebih sempurna. Pada penelitian ini bertujuan untuk memanfatkan bahan baku kulit pisang kepok menjadi bioetanol dengan menggunakan metode deskriptif dilakukan dengan tiga tahap yaitu:tahap pertama (Hidrolisis) dengan NPK 75 gram, Urea 75 gram, HCL 150 ml, molase 200 ml, dengan temperature 80° celcius selama 15-30 menit. Tahap kedua (fermentasi) selama 4, 5, 6 hari dengan varisi ragi tape sebesar 20 gram, 25 gram, 30 gram. Tahap ketiga (destilasi alkohol) yaitu memasukkan cairan hasil dari fermentasi kedalam alat destilator dengan suhu 60-70° celcius. Hasil dari pengujian yang telah dilakukan diperoleh kadar etanol tertinggi pada spesimen kulit pisang kepok sebesar 48% dengan variasi ragi tape sebesar 30 gram dengan waktu fermentasi selama 6 hari dengan volume awal 1450 ml menjadi 450 ml dengan waktu proses destilasi selama 46 menit dan kadar etanol terendah yang sudah diperoleh sebesar 19% dengan variasi ragi tape sebesar 20 gram dan waktu fermentasi 4 hari dengan volume awal 1100 ml menjadi 250 ml dengan waktu proses destilasi selama 58 menit. Kata kunci : Bioetanol, Kulit Pisang Kepok, Hidrolisis, Fermentasi, Destilasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: KONVERSI ENERGI KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) MENJADI BIOETANOL DI KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1 - Undergraduate Thesis)
Depositing User: Prayuda Fangga
Date Deposited: 05 Aug 2020 03:47
Last Modified: 05 Aug 2020 03:47
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/5539

Actions (login required)

View Item View Item