Detail Tugas Akhir

Efektifitas Pemberian Dosis Pupuk Organik Kulit Pisang dan Kompos Azolla terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merill)

Quridho, Taufik (2016) Efektifitas Pemberian Dosis Pupuk Organik Kulit Pisang dan Kompos Azolla terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merill). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
ARTIKEL ILMIAH 1.pdf
PDF
Text
PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Penelitian efektifitas pemberian dosis pupuk organik kulit pisang dan kompos azolla terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L) Merill). Bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk organik kulit pisang dan kompos azolla terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember yang bertempat di Jalan. Karimata, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Dimulai tanggal 02 juni 2015 sampai 15 Agustus 2015 dengan ketinggian tempat + 89 meter diatas permukaan laut (dpl). Rancangan yang di gunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama Dosis Pemberian Pupuk Organik Kulit pisang yaitu : Po : Tanpa Pelakuan Pupuk Organik Kulit Pisang, P1 : Pupuk Organik Kulit Pisang 5 ton/ha (27,7 g/tanaman), P2 : Pupuk Organik Kulit Pisang 10 ton/ha (55,5 g/tanaman, dan faktor kedua Pemberian Kompos Azolla (A) yaitu : A0 : Tanpa Pemberian Kompos Azolla, A1 : Kompos Azolla 2 ton/ha (11,11 g/tanaman), A2 : Kompos Azolla 4 ton/ha (22,22 g/tanaman), A3 : Kompos Azolla 6 ton/ha (33,33 g/tanaman), yang masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan pupuk organik kulit pisang dengan dosis 5 ton/ha (27,7 g/tanaman) dan dosis 10 ton/ha (55,5 g/tanaman) memberikan dosis yang terbaik, dosis 5 ton/ha (27,7 g/tanaman) paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai karena lebih efisien, dapat dilihat pada variabel pengamatan jumlah daun, jumlah polong pertanaman, berat basah polong pertanaman, panjang akar, berat basah brangkasan dan berat biji pertanaman. Perlakuan kompos azolla dengan dosis 6 ton/ha (33,33 g/tanaman) paling efektif meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai pada semua variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong pertanaman berat basah polong pertanaman, berat kering polong pertanaman, panjang akar, berat basah brangkasan, berat kering brangkasan berat biji pertanaman kecuali umur berbunga dan jumlah cabang produktif. Tidak terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan pupuk organik kulit pisang dan kompos azolla terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Pupuk Organik Kulit Pisang, Pupuk Kompos Azolla, Tanaman Kedelai.
Subjects 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 631 Specific Techniques of
Divisions Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1)
Date Deposited 13 Apr 2019 02:32
Last Modified 15 Jul 2021 07:11
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1594

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?