Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan Pada Bayi dengan Bronkopneumonia di Ruang Aster RSD dr.Soebandi Jember


Hikmah, Rifki Rifatul (2024) Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan Pada Bayi dengan Bronkopneumonia di Ruang Aster RSD dr.Soebandi Jember. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (887kB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (355kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (429kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (352kB)
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (492kB)
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (947kB)

Abstract

Anak merupakan golongan usia yang lebih rentan terhadap penyakit karena organ tubuh mereka belum berfungsi dengan optimal. Bayi dan anak kecil dibawah usia 5 tahun memang akan lebih rentan terhadap penyakit bronkopneumonia. Bronkopneumonia menjadi masalah kesehatan di dunia yang terjadi pada anak. Komplikasi bronkopneumonia pada anak karena gagal napas dapat menyebabkan
kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengkajian dan diagnosis keperawatan pada bayi dengan bronkopneumonia. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Ruang Aster RSD dr.Soebandi Jember pada tanggal 01-06 Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Hasil pengkajian didapatkan klien 1 berusia 1 bulan, klien 2 berusia 12 bulan dan klien 3 berusia 8 bulan. Semua klien berjenis kelamin laki-laki dengan keluhan yang sama yaitu batuk, sesak napas dan demam. Klien 1 tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, klien 2 memiliki riwayat BBLR sedangkan klien 3 pernah menderita bronkopneumonia saat berusia 5 bulan. Diagnosis keperawatan prioritas yang didapatkan pada ketiga
klien yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan agar bayi dan anak tidak menderita bronkopneumonia adalah dengan imunisasi atau non imunisasi. Upaya pencegahan non imunisasi meliputi pemberian ASI eksklusif, pemberian nutrisi yang baik, menghindari paparan asap rokok, perbaikan lingkungan serta berperilaku hidup sehat. Sedangkan upaya pencegahan dengan imunisasi melalui imunisasi Pneumococus, HiB, pertusis dan
campak.

Dosen Pembimbing: Yulis, Zuhrotul Eka | NIDN0717078505
Item Type: Thesis (Profession Education)
Keywords/Kata Kunci: Bayi, Bronkopneumonia
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions: Faculty of Health > Nurse Profession Education
Depositing User: Rifki Rifatul Hikmah | rifkirifatul25@gmail.com
Date Deposited: 30 Jul 2024 06:12
Last Modified: 30 Jul 2024 06:14
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/22776

Actions (login required)

View Item
View Item