Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetikum Pada Penderita DM Tipe II Di Puskesmas Maesan
Nurul Hamdi, Mochammad Aditiya (2024) Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetikum Pada Penderita DM Tipe II Di Puskesmas Maesan. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
1 Pendahuluan .pdf
Download (1MB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (832kB)
BAB 1.pdf
Download (743kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (612kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (781kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (737kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (628kB)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (607kB)
10 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (736kB)
11 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah (gula darah) melebihi normal. komplikasi DM Tipe II adalah neuropathy diabetikum. Neuropati diabetikum adalah kerusakan yang terjadi pada akibat gula darah tinggi yang melukai saraf di seluruh tubuh. Pengelolaan neuropati diabetikum salah satunya adalah aktivitas fisik yang teratur. Aktivitas fisik berperan mengurangi resistensi insulin melalui berbagai mekanisme.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian neuropati perifer diabetikum pada pasien DM tipe II di Puskesmas Maesan. Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan crosssectional, jumlah sampel 65 pasien DM tipe II neuropati Perifer diabetikum yang berada di Puskesmas maesan yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah spearman rho dengan α = 0,05.Hasil uji statistik didapatkan hasil p value = (0,000) sehingga H1 diterima, yang berarti adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian neuropati perifer diabetikum pada DM tipe II. Hasil dari penellitian ini menunjukkan sebagian besar aktivitas fisikmya berada di kategori tinggi dan angka kejadian neruopatinya berada pada kategori asimtomatik,sehingga nilai koefisien kolerasi diperoleh angka koefisien korelasi sebesar (-0,713) yang berarti termasuk hubungan sangat kuat, dengan hubungan kedua variabel bersifat negatif,yang berarti apabila aktivitas fisiknya tinggi maka kejadian neuropatinya akan semakin rendah
| Dosen Pembimbing: | Sasmiyanto, Sasmiyanto and Adi, Ginanjar Sasmito | nidn0716047902, nidn0710029002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | DM tipe II, Aktivitas fisik, Neuropati Perifer Diabetikum |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Mochammad Aditiya Nurul Hamdi | adityaforce007@gmail.com |
| Date Deposited: | 06 Aug 2024 06:46 |
| Last Modified: | 06 Aug 2024 06:46 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/23137 |
