Detail Tugas Akhir

PEMILIHAN LOKASI, ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN FINANSIAL PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI TEMBAKAU NON ROKOK DI KABUPATEN JEMBER

Shafira Ayu Lestari, Shafira (2025) PEMILIHAN LOKASI, ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN FINANSIAL PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI TEMBAKAU NON ROKOK DI KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
BAB 1.pdf
PDF
Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia sangat berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah dan nasional antara lain, penyerapan tenaga kerja, penyedia bahan pangan, penyediaan bahan baku untuk pabrik industri dan meningkatkan pendapatan pada masyarakat sekitar. Provinsi Jawa Timur menjadi penghasil tembakau terbesar di Indonesia dengan areal tanam seluas 123,107 ha. Menurut wilayahnya, menjadikan Kabupaten Jember sebagai penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur, yaitu mencapai 37,821 ribu ton sepanjang tahun 2022. Tembakau memiliki potensi pengembangan yang sangat baik dan memiliki harga yang cukup tinggi sehingga memberikan pendapatan yang signifikan bagi petani. Namun dalam pengembangannya dihadapkan pada isu dampak merokok terhadap kesehatan. Pengembangan agroindustri Tembakau non rokok juga diharapkan dapat menanggulangi masalah limbah tembakau yang masih jarang dimanfaatkan oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan wilayah potensial pengembangan agroindustri tembakau non rokok di Kabupaten Jember menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), yang selanjutnya akan dilakukan perhitungan nilai tambah menggunakan Metode Hayami dan kelayakan finansial agroindustri tembakau non rokok. Hasil yang didapat yaitu wilayah potensial pengembangan agroindustri tembakau non rokok di Kabupaten Jember menghassilakan wilayah Kecamatan Wuluhan sebagai wilayah yang potensial untuk pengembangan agroindustri tembakau non rokok. Hasil Analisis Nilai Tambah menggunakan metode Hayami menunjukkan untuk produk biopelet yang memiliki nilai tambah tetinggi yaitu sebesar sebesar Rp 28.750- (presentase keuntungan 46,94%). Hasil kelayakan finansial menunjukkan bahwa agroindustri tembakau non rokok pada produk biopelet layak untuk dijalankan. Kriteria kelayakan tersebut menunjukkan bahwa pada tingkat suku bunga 6% adalah nilai NPV sebesar Rp 9.728.771.339 nilai IRR sebesar 68,75% Net B/C Ratio sebesar 1,39; titik impas produksi 45.720 unit per tahun, tingkat pengembalian modal selama 2,24 tahun. Analisis sensitivitas kelayakan finansial dengan kenaikan harga bahan baku 10%, 20%, dan 30% menunjukkan keputusan layak. Pada analisis sensitivitas penurunan harga jual produk sebesar 10%, dan20% masih menunjukkan keputusan yang layak, namun pada penurunan harga jual 30% menunjukan keputusan yang tidak layak dikarenakan pada beberapa kriteria kalayakan finansial memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan kelayakan usaha.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Tembakau, Nilai Tambah, Metode Ekspnensial, metode Hayami, Analisis Kelayakan Finansial.
Subjects 600 Technology and Applied Science > 650 Business > 658 General Management
Divisions Faculty of Agriculture > Department of Agriculture Industrial Technology (S1)
Date Deposited 25 Feb 2025 06:31
Last Modified 25 Feb 2025 06:31
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/24359

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?