PENGKAJIAN DAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG NICU RS BINA SEHAT JEMBER: STUDI KASUS KLINIS


RETNOWATI, RENI (2025) PENGKAJIAN DAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG NICU RS BINA SEHAT JEMBER: STUDI KASUS KLINIS. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (632kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (642kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (763kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (892kB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (633kB)
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (858kB)
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir, Mei 2025
Reni Retnowati
Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan Asfiksia Neonatorum di Ruang NICU RS
Bina Sehat Jember: Studi Kasus Klinis, 2025.
xix + 123 hal + 3 gambar + 13 tabel + 7 lampiran
Latar Belakang: Asfiksia neonatorum adalah kegagalan bayi bernapas spontan
dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah lahir yang ditandai dengan
hipoksemia, hiperkarbia, dan asidosis yang menyebabkan tingkat morbiditas dan
mortalitas yang cukup tinggi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui hasil
pengkajian dan diagnosis keperawatan asfiksia neonatorum di ruang NICU RS
Bina Sehat Jember. Metode: Desain penelitian ini bersifat deskriptif studi kasus
dengan teknik purposive sampling menggunakan data primer dan data sekunder
Jumlah sample yang ditemukan pada tanggal 1-10 Februari 2025 yaitu 3 orang.
Hasil: Asfiksia neonatorum terjadi segera setelah bayi dilahirkan dengan penilaian
Apgar Score yang rendah (dalam rentang 4-6) dengan keluhan utama bayi
merintih dan lemas serta semuanya berjenis kelamin perempuan. Gejala awal dari
asfiksia adalah bayi tidak bernafas/tersengal, sianosis dan terdapat retraksi
dinding dada yang selanjutnya akan dievaluasi berkala menggunakan Score
Downes dengan manifestasi klinik pasca resusitasi berupa merintih, menangis,
lemas dan sesak. Diagnosis yang muncul adalah gangguan pertukaran gas,
menyusui tidak efektif, hipovolemia, ansietas, risiko perdarahan, risiko aspirasi,
risiko infeksi, risiko gangguan perlekatan, risiko gangguan perkembangan dan
risiko deficit nutrisi. Kesimpulan: Gejala objektif tertinggi adalah merintih dan
nilai apgar score rendah (4-6). Pemeriksaan penunjang terbanyak adalah
pemeriksaan laboratorium yaitu tes gula darah sewaktu dan darah lengkap.
Diskusi: Pengkajian dan diagnosis keperawatan dalam mengidentifikasi
karakteristik asfiksia neonatorum sangat penting pada bayi baru lahir.
Kata kunci: Asfiksia neonatorum, Apgar score, Bayi baru lahir, NICU
Daftar Pustaka 34 (2019-2025)

Dosen Pembimbing: ROHMAH, NIKMATUR | NIDN0026067202
Item Type: Thesis (Profession Education)
Keywords/Kata Kunci: Asfiksia neonatorum, Apgar score, Bayi baru lahir, NICU
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions: Faculty of Health > Nurse Profession Education
Depositing User: Reni Retnowati | zemilinewati@gmail.com
Date Deposited: 07 Jul 2025 03:48
Last Modified: 07 Jul 2025 03:48
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/25336

Actions (login required)

View Item
View Item