Detail Tugas Akhir

ANALISIS RISIKO USAHATANI TEMBAKAU (Nicotianae Tabacum L) DI DESA CURAHSURI KECAMATAN JATIBANTENG KABUPATEN SITUBONDO

Roissinta, Agnesca Noera (2025) ANALISIS RISIKO USAHATANI TEMBAKAU (Nicotianae Tabacum L) DI DESA CURAHSURI KECAMATAN JATIBANTENG KABUPATEN SITUBONDO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. pendahuluan (1).pdf
PDF
Text
2. abstrak.pdf
PDF
Text
3. bab i.pdf
PDF
Text
4. bab ii.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
5. bab iii.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
6. bab iv.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
7. bab v.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
8. bab vi.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
9. bab vii.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
10. daftar pustaka.pdf
PDF
Text
11. lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Usahatani tembakau menjadi mata pencaharian banyak petani Curahsuri, namun usaha ini mempunyai banyak risiko. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi risiko paling dominan yang berpengaruh pada usahatani tembakau di Desa Curahsuri Kecamatan Jatibanteng (2) menyusun upaya penanggulangan risiko yang muncul dalam usahatani tembakau di Desa Curahsuri (3) mengetahui strategi yang diterapkan pada usahatani tembakau di Desa Curahsuri. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Sampel ditentukan sebanyak 30 petani tembakau. Metode analisis data menggunakan metode ERM dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat 3 macam jenis risiko pada posisi level risiko sangat tinggi, yaitu:. dengan kode A2 (faktor iklim/cuaca), C3 (keterbatasan pengetahuan teknologi), dan E3 (persaingan). (2) berdasarkan matriks risiko dengan kode A2 memerlukan penanggulangan dengan tindakan yang dapat diterapkan petani dengan menunda jadwal awal tanam, dan melakukkan konversi lahan. Kode C3 memerlukan penanggulangan dengan memberikan pelatihan penggunaaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Pada kode E2 memerlukan penanggulangan dengan peran pemerintah memberikan kebijakan yang kondusif terkait harga tembakau menjadi stabil dan petani tidak dirugikan. (3) berdasarkan analisis SWOT diketahi bahwa usahatani tembakau di Desa Curahsuri berada pada kuadran I yang mengindikasikan bahwa strategi SO (Strenght, Opportunity) adalah strategi alternatif yang baik. Strategi tersebut Mejalin kemitraan dengan usahatani tembakau dapat memberikan kepastian pasar dan harga, memanfaatkan kualitas dan kuantitas produksi seperti memperbaiki budidaya dan penggunaan teknologi, dan mengikuti pelatihan dengan komuditas unggulan kelompok tani seperti pelatihan budidaya.

Kata kunci : ERM, Risiko, SWOT, Tembakau, Usahatani

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci ERM, Risiko, SWOT, Tembakau, Usahatani
Subjects 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
Divisions Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness (S1)
Date Deposited 23 Aug 2025 01:24
Last Modified 23 Aug 2025 01:24
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27453

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?