HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN VENTILASI DENGAN FAKTOR PREDISPOSISI KEPARAHAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AJUNG


Risa Amalia Putri, Risa (2025) HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN VENTILASI DENGAN FAKTOR PREDISPOSISI KEPARAHAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AJUNG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (704kB)
Text
3. BAB 1.pdf

Download (569kB)
Text
4. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
5. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
Text
6. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
7. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (767kB)
Text
8. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB)
Text
9. BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB)
Text
10. REFERENCES.pdf

Download (767kB)
Text
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Tuberkulosis paru masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku merokok dan kondisi ventilasi dengan faktor predisposisi keparahan tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Ajung. Metode: Penelitian menggunakan desain potong lintang cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 103 penderita tuberkulosis paru yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data perilaku merokok dan faktor predisposisi (pengetahuan, sikap, keyakinan, persepsi) diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kondisi ventilasi diukur berdasarkan perbandingan luas bukaan dengan luas lantai rumah. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan faktor predisposisi keparahan tuberkulosis paru (ρ = 0,156; p = 0,116). Namun, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara ventilasi dengan faktor predisposisi keparahan tuberkulosis paru (ρ = −0,248; p = 0,012), yang berarti semakin baik ventilasi rumah, maka tingkat keparahan tuberkulosis paru cenderung menurun Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa ventilasi rumah memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat keparahan tuberkulosis paru, sementara perilaku merokok tidak terbukti berhubungan signifikan. Hasil ini menekankan pentingnya intervensi perbaikan lingkungan, khususnya ventilasi rumah, dalam upaya pencegahan dan pengendalian keparahan tuberkulosis paru.

Kata kunci: Tuberkulosis paru, perilaku merokok, ventilasi, faktor predisposisi, keparahan

Dosen Pembimbing: Dr. Wahyudi Widada, S.Kp., M.Ked, Wahyudi and Ns. Luh Titi Handayani, S.Kep., M.Kes., Luh | nidn0716126703, nidn0701077604
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Tuberkulosis paru, perilaku merokok, ventilasi, faktor predisposisi, keparahan
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene
Divisions: Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Depositing User: Risa Amalia Putri | risaa4492@gmail.com
Date Deposited: 26 Aug 2025 07:13
Last Modified: 26 Aug 2025 07:13
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27679

Actions (login required)

View Item
View Item