Detail Tugas Akhir

APLIKASI BERBAGAI DOSIS PENYEMPROTAN HORMON GA3 DAN PUPUK CAIR 12-9-6 TERHADAP KUALITAS BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DI DESA SUMBERMULYO BANYUWANGI

Prianjastian, Heru (2026) APLIKASI BERBAGAI DOSIS PENYEMPROTAN HORMON GA3 DAN PUPUK CAIR 12-9-6 TERHADAP KUALITAS BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DI DESA SUMBERMULYO BANYUWANGI. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. pendahuluan.pdf
PDF
Text
2. ringkasan.pdf
PDF
Text
3. bab i.pdf
PDF
Text
4. bab ii.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
5. bab iii.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
6. bab iv.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
7. bab v.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
8. daftar pustaka.pdf
PDF
Text
9. lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Buah naga merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia namun produksi dari tahun ke tahun menurun. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan pengaruh yang dapat meningkatkan kualitas buah naga. Aplikasi berbagai dosis hormon GA3 dan pupuk cair 12-9-6 terhadap kualitas buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) di Desa Sumbermulyo Banyuwangi selama bulan Juli hingga November 2025. Percobaan ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yaitu faktor GA3 yang terdiri dari 4 taraf yaitu GA3 0 ppm (G0), 200 ppm (G1), 400 ppm (G2), dan 600 ppm (G3). faktor pupuk cair 12-9-6 yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0 mL/L (P0), 25 mL/L (P1), dan 50 mL/L (P2), masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan (blok). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GA3 berpengaruh sangat nyata pada parameter bobot buah. Hasil bobot buah tertinggi pada perlakuan dosis 400 ppm dan 600 ppm. Interaksi antara GA3 dan pupuk cair berpengaruh sangat nyata pada bobot buah, hasil bobot tertinggi terdapat pada kombinasi GA3 400 ppm + pupuk cair 12-9-6 50 mL/L dengan berat 1027,67 g. Pupuk cair tidak berpengaruh nyata terhadap parameter bobot, diameter buah, tingkat kemanisan, dan umur panen. Umur panen buah naga setiap peningkatan dosis memperlambat umur panen sebesar 6 hari. Umur panen buah naga terlama pada perlakuan GA3 600 ppm yaitu 56 hari setelah bunga mekar. Dosis 400 ppm dapat direkomendasikan sebagai dosis optimal karena menghasilkan bobot buah tinggi dan tidak berbeda nyata dari dosis tertinggi (600 ppm).

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Additional Information heruprianjastian0305@gmail.com
Subjects 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 634 Orchard, Fruits
Divisions Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1)
Date Deposited 31 Jan 2026 01:22
Last Modified 31 Jan 2026 01:22
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/29956

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?