PENGARUH EFEKTIVITAS INHIBITOR KOROSI ALAMI DARI EKSTRAK DAUN JERUK PURUT, JERUK NIPIS, DAN NANAS PADA BAJA KARBON ASTM A36 DENGAN MEDIA AIR LAUT


YUNIAR, WISNU IQBAL (2026) PENGARUH EFEKTIVITAS INHIBITOR KOROSI ALAMI DARI EKSTRAK DAUN JERUK PURUT, JERUK NIPIS, DAN NANAS PADA BAJA KARBON ASTM A36 DENGAN MEDIA AIR LAUT. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. HALAMAN AWAL.pdf

Download (2MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (805kB)
Text
3. BAB I (1).pdf

Download (896kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (934kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (981kB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (762kB)
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (962kB)
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (975kB)

Abstract

Korosi merupakan permasalahan utama pada baja karbon ASTM A36 yang
banyak digunakan pada lingkungan maritim karena tingginya kandungan ion
klorida dalam air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
inhibitor korosi alami dari ekstrak daun jeruk purut, daun jeruk nipis, dan daun
nanas terhadap laju korosi baja karbon ASTM A36 dalam media air laut,
menentukan inhibitor yang paling efektif, serta mengamati karakteristik kerusakan
permukaan baja secara mikroskopik. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode eksperimental dengan pengujian laju korosi menggunakan metode
kehilangan berat (weight loss). Spesimen baja direndam dalam larutan inhibitor
dengan variasi waktu perendaman 1, 2, dan 3 hari, kemudian direndam dalam air
laut selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan inhibitor
alami mampu menurunkan laju korosi baja ASTM A36 secara signifikan
dibandingkan tanpa inhibitor. Semakin lama waktu perendaman inhibitor, semakin
rendah laju korosi yang dihasilkan. Inhibitor ekstrak daun jeruk nipis menunjukkan
efektivitas tertinggi dengan nilai laju korosi terendah sebesar ±0,11 mmpy, diikuti
oleh ekstrak daun jeruk purut dan daun nanas. Hasil pengamatan mikroskopik
menunjukkan bahwa korosi yang terjadi berupa korosi seragam dan korosi sumur,
di mana spesimen dengan inhibitor memiliki tingkat kerusakan permukaan yang
lebih rendah. Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak daun jeruk purut, jeruk
nipis, dan nanas berpotensi digunakan sebagai inhibitor korosi alami yang ramah
lingkungan

Dosen Pembimbing: Kosjoko, Kosjoko and Mufarida, Nely Ana | NIDN0715126901, NIDN0022047701
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: korosi, inhibitor alami, baja ASTM A36, air laut, laju korosi
Subjects: 300 Social Science > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1)
Depositing User: wisnu iqbal yuniar | iqbaljuniar123@gmail.com
Date Deposited: 10 Feb 2026 06:56
Last Modified: 10 Feb 2026 06:57
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30179

Actions (login required)

View Item
View Item