Uji Efektivitas Beberapa Sumber Fitohormon dan Konsentrasi Untuk Meningkatkan Daya Kecambah Benih Seledri (Apium graveolens L.)
Maharani, Warda Dwi (2026) Uji Efektivitas Beberapa Sumber Fitohormon dan Konsentrasi Untuk Meningkatkan Daya Kecambah Benih Seledri (Apium graveolens L.). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (341kB)
3. BAB I.pdf
Download (360kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (538kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (520kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (421kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (340kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (501kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (877kB)
Abstract
Tanaman seledri (Apium graveolens L.) merupakan komoditas hortikultura yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap masakan dan obat-obatan karena kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Tingginya permintaan pasar terhadap seledri mendorong peningkatan budidaya tanaman ini, namun proses perkecambahan benih sering mengalami kendala akibat dormansi fisiologis dan kulit biji yang keras sehingga daya kecambah rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan perlakuan tambahan seperti pemberian fitohormon yang dapat merangsang aktivitas fisiologis benih dan mempercepat perkecambahan. Penggunaan fitohormon alami seperti ekstrak tauge dan lidah buaya mulai banyak dikembangkan karena lebih ramah lingkungan dan murah, serta mengandung hormon pertumbuhan seperti auksin, giberelin, dan sitokinin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa fitohormon alami dengan konsentrasi tertentu mampu meningkatkan pertumbuhan, viabilitas, dan vigor benih, namun efektivitas berbagai sumber fitohormon dan konsentrasi terbaiknya terhadap daya kecambah benih seledri masih perlu diteliti lebih lanjut.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember yang dimulai pada bulan Desember 2025 hingga maret 2026. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Penelitian ini terdiri atas 7 perlakuan dengan 4 kali ulangan, sehingga terdapat 28 unit percobaan, yaitu: W0 (tanpa ekstrak), W1 (Ekstrak lidah buaya 5%), W2 (Ekstrak lidah buaya 10%), W3 (Ekstrak lidah buaya 15%), W4 (Ekstrak tauge 5%), W5 (Ektrak tauge 10%), W6 (Ekstrak tauge 15%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa W5 (ekstrak tauge 10%) merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan viabiilitas benih seledri. Pada penelitian ini W3 (ekstrak lidah buaya 15%) merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan indeks vigor.
| Dosen Pembimbing: | Suroso, Bejo and Wijaya, Insan | NIDN0017076301, NIDN0728086202 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Fitohormon, Seledri (Apium graveolens L.), Daya Kecambah, Ekstrak Tauge, Ekstrak Lidah Buaya. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 635 Garden Crops, Horticulture, Vegetables |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1) |
| Depositing User: | Warda Dwi Maharani | wardadwi21@gmail.com |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 02:54 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31362 |
