Hubungan Pola Hidup (Salt Intake) dengan Risiko Peningkatan Tekanan Darah pada Usia Remaja di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
12. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Peningkatan tekanan darah pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko hipertensi pada usia dewasa. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah adalah konsumsi garam yang berlebihan sebagai bagian dari pola hidup yang kurang sehat. Metode: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola hidup (salt intake) dengan risiko peningkatan tekanan darah pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data pola hidup (salt intake) dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan Continuity Correction. Hasil: Sebanyak 68 responden (70,1%) memiliki konsumsi garam normal dan 29 responden (29,9%) memiliki konsumsi garam berlebih. Sebanyak 55 responden (56,7%) termasuk kategori berisiko mengalami peningkatan tekanan darah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola hidup (salt intake) dengan risiko peningkatan tekanan darah (p < 0,001) dengan nilai koefisien Phi = 0,48, yang menunjukkan keeratan hubungan kategori sedang. Diskusi: Remaja dengan konsumsi garam berlebih cenderung memiliki risiko peningkatan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan remaja dengan konsumsi garam normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian konsumsi garam melalui penerapan diet rendah garam merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah peningkatan tekanan darah sejak usia remaja. Implikasi keperawatan yaitu perawat berperan sebagai edukator melalui pemberian pendidikan kesehatan mengenai pembatasan konsumsi garam, penerapan diet rendah garam, pemilihan makanan rendah natrium, serta pemantauan tekanan darah secara berkala untuk meningkatkan kemampuan self-care remaja dalam mencegah hipertensi sejak dini.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information | dhabith21@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci | Pola Hidup, Salt intake, Risiko Peningkatan Tekanan Darah, Remaja. |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 614 Public Preventive Medicine |
| Divisions | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Date Deposited | 23 Jul 2026 01:56 |
| Last Modified | 23 Jul 2026 01:56 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31831 |
