EVALUASI STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN CVA DENGAN RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO
Fadil Nur, Muhammad (2026) EVALUASI STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN CVA DENGAN RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
1. PENDAHULUAN (1).pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK (1).pdf
Download (516kB)
3. BAB I (1).pdf
Download (515kB)
4. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (578kB)
5. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (571kB)
6. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB)
7. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (502kB)
8. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
Download (476kB)
9. LAMPIRAN (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (609kB)
Abstract
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir, Juni 2026
Muhammad Fadil Nur, S.Kep.
Evaluasi Hemodinamik Pada Pasien CVA Dengan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif Di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
ix + 54 Hal + 6 Tabel + 1 Gambar + 5 Lampiran
Pendahuluan: Cerebrovascular Accident (CVA) merupakan kegawatdaruratan neurologis yang memicu ketidakstabilan hemodinamik dan mengancam perfusi serebral adekuat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi status hemodinamik pada pasien CVA dengan risiko perfusi serebral tidak efektif di IGD RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Metode: Desain penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif pada tiga pasien CVA yang mengalami risiko perfusi serebral tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi parameter hemodinamik (pre-post intervensi), wawancara, pemeriksaan fisik neurologis (Glasgow Coma Scale/GCS) dan rekam medis. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan hemodinamik berkala, posisi head-up 30°, manajemen peningkatan tekanan intrakranial dan kolaborasi medis. Hasil: Hasil pengkajian awal menunjukkan ketiga responden mengalami gangguan hemodinamik dan penurunan kesadaran yakni Ny. M stupor dengan TD 200/100 mmHg; Tn. S compos mentis dengan TD 149/82 mmHg; Tn. J somnolen dengan TD 170/100 mmHg disertai muntah proyektil. Hasil evaluasi akhir menunjukkan variasi klinis dimana Tn. S dan Tn. J berhasil mempertahankan stabilitas hemodinamik dengan tekanan darah terkontrol TD menjadi 129/73 mmHg; TD Tn. J menjadi 150/90 mmHg serta tingkat kesadaran stabil. Namun Ny. M mengalami penurunan kesadaran menjadi koma GCS 3 disertai penurunan tekanan darah TD 100/80 mmHg akibat luasnya lesi infark. Kesimpulan: Pemantauan status hemodinamik secara cepat dan berkelanjutan di IGD terbukti mampu menjaga stabilitas sirkulasi dan mengendalikan nilai MAP pada pasien yang memiliki mekanisme autoregulasi adaptif. Namun pada kasus lesi serebral yang luas, fluktuasi hemodinamik ekstrem berbanding lurus dengan perburukan status neurologis pasien.
Kata kunci: Cerebrovascular Accident (CVA), Status Hemodinamik, Perfusi Serebral, Stroke, Keperawatan Gawat Darurat.
| Dosen Pembimbing: | Hamid, Mohammad Ali | nidn0707088101 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Subjects: | 300 Social Science > 303 Social Process |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Muhammad Fadil Nur | fadilnur0014@gmail.com |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:42 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:42 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31919 |
