Detail Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM JAMINAN KESEHATAN KORBAN TINDAK PIDANA BADUI DALAM YANG TIDAK MEMILIKI PENCATATAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

WINARKO, ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM JAMINAN KESEHATAN KORBAN TINDAK PIDANA BADUI DALAM YANG TIDAK MEMILIKI PENCATATAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_ABSTRAK.pdf
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUIDTYA WINARKO_BAB I.pdf
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (474kB)
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (480kB)
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_ BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (359kB)
PDF
Text
2210111129_PDF_ALIFIA FAKHIRAH AUDITYA WINARKO_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Abstract

Abstrak.
Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum jaminan kesehatan bagi korban tindak pidana dari komunitas Badui Dalam yang tidak memiliki pencatatan administrasi kependudukan. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara normatif mewajibkan kepemilikan NIK dan KTP sebagai prasyarat kepesertaan. Namun, masyarakat Badui Dalam secara kultural menolak pencatatan tersebut demi mematuhi pikukuh adat. Kondisi ini menciptakan hambatan serius bagi korban kejahatan yang membutuhkan layanan medis segera. Penelitian yuridis normatif ini menggunakan pendekatan perundangundangan dan konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 serta Pasal 4 dan Pasal 174 UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, hak atas pelayanan kesehatan bersifat universal dan wajib diutamakan dalam kondisi darurat tanpa hambatan administratif. Ketiadaan NIK tidak menggugurkan status kewarganegaraan seseorang. Oleh karena itu, negara wajib memberikan perlindungan hukum adaptif melalui sistem identifikasi alternatif berbasis surat keterangan lembaga adat atau pemerintah desa, serta menyediakan pembiayaan kesehatan khusus bagi korban kejahatan dari masyarakat adat demi mewujudkan keadilan sosial.
Kata kunci. Administrasi Kependudukan, Badui Dalam, Jaminan Kesehatan, Korban Tindak Pidana, Perlindungan Hukum

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Kata kunci. Administrasi Kependudukan, Badui Dalam, Jaminan Kesehatan, Korban Tindak Pidana, Perlindungan Hukum
Subjects 000 Computer Science, Information, & General Works > 020 Library and Information Sciences > 022 Administration of Physical Plant
300 Social Science > 306 Culture & Istitutions
Divisions Faculty of Law > Department of Law Science (S1)
Date Deposited 27 Jul 2026 03:17
Last Modified 27 Jul 2026 03:17
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31979

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?