IMPLEMENTASI STRATEGI PELAKSANAAN SP 1 DAN SP2 PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI WILAYAH KERJA UPDT PUSKESMAS JENGGAWAH JEMBER


RIANSYAH, VIVIAR NANDA TEGAR (2026) IMPLEMENTASI STRATEGI PELAKSANAAN SP 1 DAN SP2 PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI WILAYAH KERJA UPDT PUSKESMAS JENGGAWAH JEMBER. Vocational Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Text
Pendahuluan 1.pdf

Download (3MB)
Text
Abstrak .pdf

Download (408kB)
Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
DAFTAR PUSTAKA 2.pdf

Download (1MB)
Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gangguan persepsi
sensori yang sering ditemukan pada pasien dengan gangguan jiwa. Kondisi ini
ditandai dengan adanya persepsi berupa suara atau bisikan tanpa adanya stimulus
nyata yang dapat memengaruhi perilaku, emosi, dan kemampuan individu dalam
berinteraksi dengan lingkungan. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat
diberikan untuk membantu pasien mengontrol halusinasi adalah Strategi
Pelaksanaan (SP) 1 dan SP 2. Tujuan: Mendeskripsikan implementasi Strategi
Pelaksanaan (SP) 1 dan SP 2 pada pasien dengan gangguan persepsi sensori:
halusinasi pendengaran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus
dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien yang mengalami gangguan
persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Implementasi dilakukan selama tiga hari
melalui pemberian SP 1 berupa latihan mengenali dan menghardik halusinasi serta
SP 2 berupa edukasi dan latihan kepatuhan minum obat. Evaluasi dilakukan
menggunakan Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS), observasi, dan
wawancara. Hasil: Setelah dilakukan implementasi selama tiga hari, pasien mampu
mengenali isi, waktu, frekuensi, dan situasi pencetus halusinasi, mampu
mendemonstrasikan teknik menghardik secara mandiri, memahami manfaat minum
obat, serta menunjukkan kepatuhan terhadap jadwal pengobatan. Skor AHRS
mengalami penurunan yang menunjukkan berkurangnya tingkat keparahan
halusinasi pendengaran. Kesimpulan: Implementasi Strategi Pelaksanaan (SP) 1
dan SP 2 efektif membantu pasien meningkatkan kemampuan mengontrol
halusinasi pendengaran dan meningkatkan kepatuhan minum obat sehingga gejala
halusinasi berangsur menurun.

Dosen Pembimbing: ZAINI, MAD | NIDN0714078705
Item Type: Thesis (Vocational Education)
Keywords/Kata Kunci: Gangguan persepsi sensori: Halusinasi Pendengaran, strategi pelaksanaan, kepatuhan minum obat, AHRS
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 616 Diseases
Divisions: Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3)
Depositing User: Viviar Nanda Tegar Riansyah | viviarnanda508@gmail.com
Date Deposited: 31 Jul 2026 05:52
Last Modified: 31 Jul 2026 05:52
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32191

Actions (login required)

View Item
View Item