PENGKAJIAN DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GAGAL JANTUNG DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PENURUNAN CURAH JANTUNG DI RUANG LAVENDER RSD DR. SOEBANDI JEMBER
PUTRI, RIKA AFRIANI HARIYADI (2026) PENGKAJIAN DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GAGAL JANTUNG DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PENURUNAN CURAH JANTUNG DI RUANG LAVENDER RSD DR. SOEBANDI JEMBER. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (870kB)
3. BAB I.pdf
Download (809kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (807kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (858kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (796kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (796kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (773kB)
Abstract
Gagal jantung merupakan sindrom klinis akibat kelainan struktur atau fungsi jantung yang menyebabkan ketidakmampuan pompa ventrikel dalam
memenuhi metabolisme tubuh sehingga memicu masalah keperawatan penurunan curah jantung. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengkajian dan penegakan diagnosis keperawatan penurunan curah jantung pada pasien gagal jantung di RSD dr. Soebandi Jember. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada tiga pasien gagal jantung di Ruang Lavender RSD dr. Soebandi Jember. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik (sistem B1–B6) serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, EKG, foto toraks dan ekokardiografi.
Hasil: Hasil pengkajian pada ketiga pasien menunjukkan gejala subjektif berupa
sesak napas (dispnea), mudah lelah dan nyeri dada. Data objektif menunjukkan
adanya takipnea (frekuensi napas 24–32 x/menit), takikardia (nadi 97–112 x/menit), edema ekstremitas bawah, ronki/wheezing, perfusi perifer dingin serta anemia sedang dan hiponatremia. Pemeriksaan penunjang mengonfirmasi adanya kardiomegali, efusi pleura, gangguan irama jantung (fibrilasi atrium/sinus takikardia) dan penurunan fraksi ejeksi (EF 30–42%). Berdasarkan data tersebut, diagnosis keperawatan Penurunan Curah Jantung (D.0008) ditegakkan secara tepat pada ketiga pasien berdasarkan standar SDKI. Pembahasan: Penurunan kontraktilitas miokard dan gangguan irama jantung memicu penurunan volume sekuncup yang mengaktivasi sistem kompensasi neurohormonal. Hal tersebut mengakibatkan kongesti pulmonal (sesak napas), retensi cairan sistemik (edema tungkai) serta penurunan perfusi perifer (akral dingin). Studi kasus ini membuktikan bahwa pengkajian komprehensif dan penegakan diagnosis berbasis SDKI sangat krusial dalam mendeteksi ketidakstabilan hemodinamik pasien guna memandu intervensi yang tepat.
| Dosen Pembimbing: | ASMUJI, ASMUJI | NIDN0015067201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Additional Information: | rikaafriani440@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci: | Gagal Jantung, Pengkajian dan Diagnosis Keperawatan, Penurunan Curah Jantung |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Rika Afriani Hariyadi Putri | rikaafriani440@gmail.com |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:41 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:41 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32373 |
