PENGKAJIAN TINGKAT HALUSINASI PENDENGARAN PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DI RUANG SEROJA RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO
RIZAL, SAIFUL (2026) PENGKAJIAN TINGKAT HALUSINASI PENDENGARAN PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DI RUANG SEROJA RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO. Masters thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (816kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (545kB)
3. BAB I.pdf
Download (502kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (608kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (545kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (567kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (494kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (516kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir Ners, Juli 2026
Saiful Rizal, S.Kep.
Pengkajian Tingkat Halusinasi Pendengaran pada Pasien Gangguan Jiwa di Ruang Seroja RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
xv + 82 halaman +10 tabel + 4 lampiran
Abstrak
Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala positif yang paling sering dialami pasien dengan gangguan jiwa, terutama skizofrenia, yang dapat mengganggu fungsi sosial, aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan risiko perilaku membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Pengkajian tingkat halusinasi pendengaran diperlukan sebagai dasar dalam menentukan masalah keperawatan dan penyusunan intervensi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengkajian tingkat halusinasi pendengaran pada pasien gangguan jiwa di Ruang Seroja RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus pada tiga pasien yang mengalami halusinasi pendengaran dan dipilih berdasarkan kesesuaian dengan fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan status mental, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami halusinasi pendengaran dengan karakteristik yang berbeda, meliputi isi halusinasi berupa suara yang memanggil, membisikkan, hingga memberikan perintah, dengan frekuensi mulai 2–3 kali per hari hingga hampir sepanjang hari. Berdasarkan hasil pengkajian tingkat halusinasi, dua pasien berada pada tahap II (Condemning) yang ditandai halusinasi mulai mengganggu, menimbulkan kecemasan, dan menurunkan konsentrasi, sedangkan satu pasien berada pada tahap III (Controlling) yang ditandai halusinasi mulai menguasai perilaku, pasien lebih fokus pada suara yang didengar, mengalami penurunan interaksi sosial, dan kesulitan mengendalikan halusinasi. Seluruh pasien juga menunjukkan penurunan konsentrasi, tilikan yang kurang, serta kemampuan mengontrol halusinasi yang bervariasi. Masalah keperawatan utama yang ditemukan adalah gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, disertai risiko perilaku kekerasan, isolasi sosial, dan harga diri rendah pada beberapa pasien. Kesimpulannya, pengkajian yang komprehensif mampu mengidentifikasi karakteristik dan tingkat halusinasi pendengaran secara menyeluruh sehingga menjadi dasar dalam menetapkan diagnosis keperawatan serta merencanakan intervensi keperawatan jiwa yang tepat, individual, dan berkesinambungan.
Kata Kunci: gangguan jiwa, halusinasi pendengaran, pengkajian keperawatan, skizofrenia, studi kasus.
Daftar Pustaka: 21 referensi (2023–2025).
| Dosen Pembimbing: | SURYANINGSIH, YENI | NIDN0701037905 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Keywords/Kata Kunci: | gangguan jiwa, halusinasi pendengaran, pengkajian keperawatan, skizofrenia, studi kasus. Daftar Pustaka: 21 referensi (2023–2025). |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 612 Human Physiology |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Saiful Rizal | saifulrizaaalll@gmail.com |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 06:10 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 06:10 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32415 |
