Detail Tugas Akhir

Hubungan Berat Badan Lahir dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di Ruang Perinatologi RSD dr. Soebandi Jember

Rahayununingtyas, Yayuk (2020) Hubungan Berat Badan Lahir dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di Ruang Perinatologi RSD dr. Soebandi Jember. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
a. Pendahuluan.pdf
PDF
Text
b. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
c. BAB I .pdf
PDF
Text
d. BAB II .pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (289kB)
PDF
Text
e. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (45kB)
PDF
Text
f. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (211kB)
PDF
Text
g. BAB V .pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (202kB)
PDF
Text
h. BAB VI .pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (211kB)
PDF
Text
i. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (37kB)
PDF
Text
j. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
k. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (4MB)
PDF
Text
ARTIKEL JURNAL.pdf

Abstract

Ikterus Neonatorum merupakan keadaan klinis bayi berwarna kuning pada kulit, skera, mukosa dan jaringan lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dengan kejadian ikterus neonatorum, desain penelitian korelasional dengan pendekatan crossectional Populasinya adalah bayi baru lahir yang dirawat di ruang Perinatologi RSD dr. Soebandi Jember sejumlah 92 bayi yang diambil dengan menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh p value = 0,001 hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan kejadian ikterus neonatorum di ruang perinatologi RSD dr. Soebandi Jember. Nilai OR 4,8 artinya bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah berpeluang 4,8 kali terjadi ikterus neonatorum dibandingkan dengan bayi lahir dengan berat badan lahir cukup. Bayi berat badan lahir rendah cenderung mengalami gangguan tranportasi bilirubin oleh karena rendahnya kadar albumin yang mengakibatkan bilirubin dalam darah berlebih. Rekomendasi penelitian ini yaitu hendaknya pemeriksaan kramer ikterus dilakukan secara berkala terutama pada bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Kata Kunci: Berat Badan Lahir, Ikterus Neonatorum Daftar Pustaka 27 (2005-2019)

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Berat Badan Lahir, Ikterus Neonatorum
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 11 Feb 2020 01:55
Last Modified 11 Feb 2020 01:55
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/3548

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?