Detail Tugas Akhir

Isolasi Dan Karakter Morfologi Jamur Colletotrichum spp. Penyebab Antraknosa Cabai

Amanillah, Nadiya (2020) Isolasi Dan Karakter Morfologi Jamur Colletotrichum spp. Penyebab Antraknosa Cabai. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
a. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
b. RINGKASAN.pdf
PDF
Text
c. BAB 1.pdf
PDF
Text
d. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (585kB)
PDF
Text
e. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (430kB)
PDF
Text
f. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (1MB)
PDF
Text
g. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (299kB)
PDF
Text
h. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
i. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (1MB)

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas sayuran penting dan bernilai ekonomi tinggi di Indonesia. Dalam meningkatkan produktifitas baik dari segi kualitas maupun kuantitas, penanaman cabai besar seringkali menghadapi berbagai kendala. Salah satu jenis penyakit yang sering menyerang adalah penyakit antraknosa. Penyakit antraknosa merupakan penyakit penting pada tanaman cabai merah yang sampai saat ini masih menjadi kendala utama bagi petani. Penyakit ini tidak hanya merugikan pada pertanaman di lapangan tetapi dapat juga menimbulkan kerugian pada saat pascapanen. Penyebab penyakit antraknosa ini adalah jamur Colletotrichum capsici. Patogen ini dapat juga menyerang pada buah yang sudah dipetik. Penyakit akan berkembang selama dalam pengangkutan dan dalam penyimpanan, sehingga panenan akan menjadi busuk dan menimbulkan kerugian besar. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendapatkan beberapa isolat Colletotrichum penyebab antraknosa pada cabai. (2) Untuk mengetahui morfologi masing-masing isolat terpilih. (3) Untuk mengetahui gejala antraknosa pada saat masa inkubasi dan jumlah bercak. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi atau dengan cara pengambilan buah cabai di beberapa kecamatan yang berada di Jember Jawa Timur. Parameter yang diamati yaitu warna koloni, pertumbuhan diameter koloni, kecepatan pertumbuhan koloni, bentuk dan ukuran spora, uji Postulat Koch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai yang telah diteliti di beberapa kecamatan yang ada di Jember memiliki penyakit jamur Colletotrichum sp yang sangat tinggi. Penyakit dari beberapa kecamatan ini di uji Postulat Koch hasil dari penyakit cabai ini menunjukkan penyakit yang sama yaitu jamur Colletotrichum sp.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 632 Plant Injuries
Divisions Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1)
Date Deposited 27 Feb 2020 05:41
Last Modified 27 Feb 2020 05:41
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/3676

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?