Hubungan Tinggi Badan Ibu saat hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
11. Lampiran 1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan keterlambatan pertumbuhan karena kekurangan gizi. Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada Balita di wilayah kerja puskesmas Arjasa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan crossectional populasi pada penelitian ini balita yang ada di wilayah kerja puskesmas Arjasa terutama di desa Biting dengan jumlah 158 balita berusia 6-60 bulan yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Analisis statistik menggunakan uji Sperman Rho. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Arjasa, didapat nilai P value= 0,000<a=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adalah tinggi badan ibu <150 cm akan berisiko meningkatkan kejadian stunting pada balita.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Balita, Tinggi Badan Ibu, Stunting |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Date Deposited | 27 Jul 2020 06:15 |
| Last Modified | 27 Jul 2020 06:17 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/5305 |
