Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Tn. S Dengan Gigitan Ular (Snake Bite) Di Igd Rumah Sakit Umum Daerah Kalisat Jember
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Gigitan ular merupakan suatu penyakit akibat kerja yang risiko kejadiannya berkaitan erat dengan pekerjaan petani, nelayan, pemburu, dan pawang ular (Panji, 2016). Pada dasarnya gigitan ular dapat menyebabkan tanda dan gejalah seperti: efek lokal (odem dan perdarahan), kematian otot, efek sisitem saraf dan bahkan dapat mengakibatkan kebutaan.
Pada kasus ini pasien (Tn. S) dating ke IGD Rumah Sakit Kalisat Jember karena terkena gigitan ular yang mengakibatkan terjadi luka akibat digigit ular, area luka berwarna kehitaman, odem, dan mengeluh nyeri di sekitar luka. Sehingga pasien saat di IGD mendapatkan pertolongan medis yaitu tindakan pemberian Serum Anti Bisa Ular sebanyak 1 vial (5 ml) dalam drip infus PZ 500 cc dengan kecepatan (30 tpm) dan memberikan bantalan di sekitar luka.
Setelah dilakukannya tindakan keperawatan pada Tn. S dengan kasus gigitan ular, pasien dilakukan observasi selama kurang lebih 4 jam saat di IGD dan pasien memerlukan perawatan lanjutan di ruang bedah karena masalah belum sepenuhnya teratasi.
Kata Kunci: Gigitan Ular, Tanda Dan Gejalah, Pemberian SABU
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions | Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3) |
| Date Deposited | 09 Oct 2020 01:39 |
| Last Modified | 09 Oct 2020 01:39 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/6278 |
