Hubungan Stres Psikologis dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Narapidana di Rumah Tahanan Klas IIB Situbondo
Mashinta, Dyah (2016) Hubungan Stres Psikologis dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Narapidana di Rumah Tahanan Klas IIB Situbondo. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
ARTIKEL JURNAL.pdf
Download (667kB)
0_HALAMAN JUDUL.pdf
Download (60kB)
21_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (170kB)
ABSTRAK.pdf
Download (220kB)
14_BAB I.pdf
Download (230kB)
15_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (262kB)
16_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (12kB)
17_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB)
18_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB)
19_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (112kB)
20_BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (90kB)
Abstract
Stres psikologis merupakan sebuah respon dimana seseorang berada dalam situasi yang penuh tekanan atau tidak menyenangkan sehingga mengganggu keadaan psikologisnya. Stres mengaktivasi hipotalamus dan korteks adrenal untuk menstimulasi pelepasan sekelompok hormon termasuk hormon seks, yaitu hormon oxytocyn, hormon endorfin, hormon adrenalin, dan hormon testosteron yang berperan dalam respon fight or flight. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres psikologis dengan penyimpangan perilaku seksual pada narapidana. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dengan jumlah populasi 50, sampel yang diambil 45 responden yang diperoleh dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan prposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala likert. Hasil analisa data menunjukkan bahwa responden dengan stres psikologis ringan 57,80%dan responden yang mengalami penyimpangan perilaku seksual ringan 73,30%. Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rank dengan α=0,05 didapatkan nilai p value 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara stres psikologis dengan penyimpangan perilaku seksual pada narapidana. Kekuatan korelasi dapat dilihat melaui nilai r yaitu 0,580 yang berarti kekuatan hubungan antar variabel adalah sedang. Penelitian ini direkomendasikan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan serta fasilitas kesehatan pada narapidana.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Stres Psikologis, Penyimpangan Perilaku Seksual, Narapidana |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 612 Human Physiology |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Hendri UF | hendri@unmuhjember.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Oct 2018 02:38 |
| Last Modified: | 22 Oct 2019 13:36 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/899 |
