Detail Tugas Akhir

Hubungan Motivasi Berobat Kusta dengan Derajat Cacat Penderita Kusta di Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember

Nanda, Ruly Virga (2016) Hubungan Motivasi Berobat Kusta dengan Derajat Cacat Penderita Kusta di Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
ARTIKEL JURNAL.pdf
PDF
Text
PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (236kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (129kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (88kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (78kB)
PDF
Text
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (7kB)
PDF
Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (67kB)

Abstract

Penyakit kusta identik dengan cacat fisik yang menimbulkan rasa jijik atau ngeri serta rasa takut yang berlebihan bagi orang yang melihatnya. Derajat cacat kusta merupakan faktor yang dianggap dapat mempengaruhi motivasi berobat penderita kusta. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional, bertujuan untuk menganalisa hubungan motivasi berobat kusta dengan derajat cacat penderita kusta di Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember. Populasinya adalah semua penderita kusta yang berobat di Puskesmas Jenggawah dengan jumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling dengan menggunakan instrumen kuesioner untuk motivasi berobat dan pemeriksaan fisik untuk derajat cacat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami derajat cacat 0 sebanyak 31 responden (91,2%). Hasil uji Spearman Rho didapatkan nilai signifikasi P = 0,000, artinya terdapat hubungan motivasi berobat kusta dengan derajat cacat penderita kusta, sedangkan nilai korelasi didapatkan ρ = -0,718 artinya bahwa terdapat hubungan yang negatif kuat antara motivasi berobat dengan derajat cacat. Semakin tinggi motivasi berobat maka derajat cacat semakin menurun. Hasil penelitian ini direkomendasikan pada penderita kusta agar memiliki motivasi yang baik untuk berobat sehingga kecacatan dapat dicegah, dan mengoptimalkan kembali paguyupan kusta yang ada di Puskesmas Jenggawah agar penderita bisa aktif melakukan perawatan diri sehingga kecacatan bisa dicegah.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Motivasi Berobat, Derajat Cacat, Kusta
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 616 Diseases
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 14 Nov 2018 01:16
Last Modified 23 Oct 2019 10:27
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/955

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?