RESPON TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN METODE EKSTRAKSI TERHADAP KUALITAS BENIH PADA TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L. )
MUHLIS, AHMAD (2017) RESPON TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN METODE EKSTRAKSI TERHADAP KUALITAS BENIH PADA TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L. ). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
![]() |
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (41kB) |
![]() |
Text
ABSTRAKSI.pdf Download (10kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (23kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (37kB) |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (56kB) |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
![]() |
Text
ARTIKEL.pdf Download (107kB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat kemasakan buah,
metode ekstraksi yang paling efektif dan efisien dari beberapa metode ekstraksi,
serta interaksi antara tingkat kemasakan buah dan metode ekstraksi terhadap
kualitas benih cabai besar (Capsicum annum L). Penelitian dilaksanakan di
PT.East Weast Seed Indonesia yang beralamat di Jl. Basuki Rahmat gang SMP 08
no. 19 kelurahan Tegal Besar Kaliwates – Jember, Jawa Timur Indonesia,selama 3
bulan mulai bulan Agustus 2015 – Oktober 2015.
Metode penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor 3 level dan diulang empat kali.
Faktor pertama tingkat kemasakan buah terdiri dari :buah berubah warna ± 50- 70% atau masak morfologis, berwarna orange, buah berubah warna 70-100% atau
masak fisiologis, berwarna merah dan buah terlalu masak berwarna merah dan
kulit buahnya sudah lunak. Faktor kedua metode ekstraksi , terdiri dari buah
dijemur hingga kulit buahnya kering, kemudian diekstraksi dan dikeringkan lagi, buah segar diekstraksi/dibelah, dicuci dengan air dan dikeringkan dan Buah segar
diekstraksi/diblender, dicuci dengan detergen, dibilas dan dikeringkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan buah yang
berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter kemurnian benih,
dengan rata-rata kemurnian benih tertinggi dicapai tingkat kemasakan over riper
yaitu 95,96%. Metode ekstraksi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap
kemurnian benih, vigor kecepatan kecambah benih, daya kecambah benih dan
berat 1000 butir benih. Metode ekstraksi secara basah dan dicuci dengan air
cenderung menghasilkan rata-rata tertinggi terhadap ke empat parameter tersebut
dan warna benih yang lebih cerah. Interaksi antara tingkat kemasakan buah dan
metode ekstraksi berpengaruh nyata terhadap kemurnian benih, vigor kecepatan
kecambah benih, daya kecambah benih dan berat 1000 butir benih, dengan
kombinasi perlakuan terbaik adalah kombinasi perlakuan buah terlalu masak dan
metode ekstraksi dengan buah segar dan dicuci dengan air yang cenderung
memberikan rata-rata terbaik vigor kecepatan kecambah benih, daya kecambah
benih dan kemurnian benih.
ContributionNama Dosen PembimbingNIDN/NIDKDosen PembimbingOktarina, Oktarinanidn0001096501Dosen PembimbingWijaya, Insannidn0728086202
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 631 Specific Techniques of |
Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1) |
Depositing User: | Perpustakaan UM Jember | perpustakaan@unmuhjember.ac.id |
Date Deposited: | 18 Jun 2021 02:52 |
Last Modified: | 18 Jun 2021 02:52 |
URI: | http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/10546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |