Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Sebagai Fungisida Nabati pada Antraknosa Cabai Merah yang disebabkan Jamur Colletotrichum sp Secara In Vitro

Isman Duila, Muhammad (2017) Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Sebagai Fungisida Nabati pada Antraknosa Cabai Merah yang disebabkan Jamur Colletotrichum sp Secara In Vitro. UNSPECIFIED thesis, UNSPECIFIED.

[img]
Preview
Text
Artikel.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Bab 1.pdf

Download (31kB) | Preview
[img] Text
4. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (52kB)
[img] Text
5. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (65kB)
[img] Text
6. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[img] Text
7. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15kB)

Abstract

Penyakit antraknosa merupakan penyakit utama yang menyebabkan kerugian secara ekonomi pada tanaman cabai merah. Penggunaan ekstrak tembakau merupakan salah satu alternatif untuk mengendalikan penyakit antraknosa yang disebabkan jamur Colletotrichum sp. Tujuan penelitian antara lain: 1). Untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dalam menghambat pertumbuhan koloni jamur Colletotrichum sp secara in vitro., dan 2). Untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dalam menghambat penyakit antraknosa pada buah cabai merah. Konsentrasi ekstrak tembakau yang diuji adalah 25%, 50%, 75%, 100% dan kontrol sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Konsentrasi ekstrak tembakau yang efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Colletotrichum sp secara in vitro adalah konsentasi 100% dengan daya hambat paling tinggi sebesar 33,78 % dan dapat menekan pertumbuhan spora jamur Colletotrichum sp. Konsentrasi ekstrak tembakau yang efektif dalam menghambat penyakit antraknosa pada buah cabai merah adalah 100% dan 75%, kedua perlakuan tersebut belum terserang penyakit antraknosa setelah diinkubasi selama 7 hari dan untuk menghambat masa inkubasi yang efektif adalah konsentrasi 100% dengan masa inkubasi paling lama yaitu 13 hari.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Additional Information: Muhammad Isman Duila Nim (1310311026)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak tembakau., Colletotrichum sp., Fungisida, Cabai
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming
600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 631 Specific Techniques of
600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 633 Field and Plantation Crops
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology Farming
Depositing User: Rudi Setiawan
Date Deposited: 24 Apr 2019 02:02
Last Modified: 05 Sep 2019 10:19
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1621

Actions (login required)

View Item View Item