RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP INTERVAL WAKTU DAN DOSIS PEMBERIAN PUPUK NPK



Ananda, Pio Tifar (2023) RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP INTERVAL WAKTU DAN DOSIS PEMBERIAN PUPUK NPK. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[thumbnail of Pendahuluan.pdf] Text
Pendahuluan.pdf

Download (13MB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

PIO TIFAR ANANDA “RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI
TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP INTERVAL
WAKTU DAN DOSIS PEMBERIAN PUPUK NPK”, Dosen Pembimbing
Utama Dr. Ir. Bagus Tripama, MP., Dosen Pembimbing Anggota Ir. Wiwit Widiarti,
MP.
Produksi mentimun di Indonesia setiap tahunnya mengalami penurunan, tercatat
sejak tahun 2013 sebesar 491,636 ton, tahun 2014 sebesar 477,989 ton, tahun 2015
sebesar 447,696 ton, tahun 2016, 430,218 ton, tahun 2017 sebesar 424,917 ton.
Rendahnya produktivitas tanaman mentimun di Indonesia dapat disebabkan oleh
beberapa faktor diantaranya adalah faktor iklim, teknik bercocok tanam seperti
pengolahan tanah, pemupukan dasar, kurangnya pemberian unsur hara NPK, pengairan,
serta adanya serangan hama dan penyakit
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial
dengan 3 kali ulangan dan terdiri dari 2 faktor : faktor pertama Interval Waktu I1: 7
hari Sekali I2: 10 hari sekali, I3: 13 hari sekali, sedangkan faktor kedua dosis pupuk
NPK P1 : Tanpa NPK, P2: 15 gram/tanaman, P3: 30 gram/tanaman, P4: 45
gram/tanaman.
Perlakuan interval waktu pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap
pertumbuhan tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) dan perlakuan I1 (7 hari sekali)
merupakan perlakuan terbaik pada variabel pengamatan diameter buah, panjang buah,
dan diameter buah. Perlakuan dosis pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap
pertumbuhan tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) dan perlakuan P3
(45gram/pertanaman) merupakan perlakuan terbaik pada variabel pengamatan, diameter
buah, panjang buah, dan diameter buah. Interaksi antara interval waktu dengan dosis
pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman mentimun
(Cucumis sativus L.) dan interaksi perlakuan I1P3 (Pemberian pupuk NPK 7 hari
sekali, Dosis pemberian pupuk NPK 45 gram/tanaman) merupakan perlakuan terbaik
pada variabel pengamatan diameter buah, panjang buah, dan diameter buah.

Contribution
Nama Dosen Pembimbing
NIDN/NIDK
Dosen Pembimbing
Tripama, Bagus
NIDN0030086301
Dosen Pembimbing
Widiarti, Wiwit
NIDN0003076401

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Mentimun, Interval Waktu, Pupuk NPK
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 630 Farm, Farming > 635 Garden Crops, Horticulture, Vegetables
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1)
Depositing User: Pio Tifar Ananda | piotifarananda@gmail.com
Date Deposited: 14 Mar 2023 02:06
Last Modified: 14 Mar 2023 02:06
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/16613

Actions (login required)

View Item View Item