Asuhan Keperawatan Broncopneumonia Pada Anak Di Ruang Aster RSD Dr. Soebandi Jember



Shinta, Puspita sari (2023) Asuhan Keperawatan Broncopneumonia Pada Anak Di Ruang Aster RSD Dr. Soebandi Jember. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

[thumbnail of 1. PENDAHULUAN.pdf] Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of 3. BAB I.pdf] Text
3. BAB I.pdf

Download (466kB)
[thumbnail of 4. BAB II.pdf] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (564kB) | Request a copy
[thumbnail of 5. BAB III.pdf] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (155kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB IV.pdf] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (589kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. BAB V.pdf] Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB) | Request a copy
[thumbnail of 8. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (381kB)

Abstract

Pneumonia merupakan masalah kesehatan di dunia dengan angka
kematian yang tertinggi di negara berkembang. Kondisi ini biasanya
ditemukan yaitu sesak nafas pada anak. Tanda dan gejala bronkopneumonia
bervariasi tergantung dengan usia anak, anak usia antara 9 sampai ≤12 bulan
dapat memunculkan gejala tambahan berupa hipertemia (Mentri Kesehatan
RI, 2018). Tujuan laporan ini untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Pada
anak yang mengalami broncopneumonia di aster RSD dr. Soebandi Jember.
Desain ini menggunakan yang mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan
pada anak melalui pendekatan proses keperawatan, meliputi pengkajian,
analisis data, perumusan diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi
pada tanggal 10-15 desember 2022 dan 10-13 juli 2023 dengan Instrumen
pengumpulan data menggunakan format Asuhan Keperawatan sesuai
ketentuan yang berlaku. Hasil dan Pembahasan: dari data pengkajian yang
ditemukan di asuhan keperawatan diatas yaitu pengkajian pada ke 3 pasien
ditemukan data adanya gejala utama mengalami sesak. Diagnosis
Keperawatan utama bersihan jalan nafas tidak efektif. Intervensi yang
dilakukan oleh peneliti berdasarkan atas empat komponen yaitu observasi,
terapeutik, edukasi dan kolaborasi. Implementasi Pelaksanaan tindakan
kasus ini di laksanakan sesuai dengan intervensi yang sudah dibuat.
Pelaksanaan tindakan keperawatan prioritas adalah pemberian oksigen
nebulizer. Hasil evaluasi akhir bersihan jalan nafas efektif.

Contribution
Nama Dosen Pembimbing
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
utami, Resti
nidn

Item Type: Thesis (Profession Education)
Keywords/Kata Kunci: broncopneumonia, anak
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions: Faculty of Health > Nurse Profession Education
Depositing User: Shinta puspita sari | shintapuspita1509@gmail.com
Date Deposited: 21 Aug 2023 06:48
Last Modified: 21 Aug 2023 06:48
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/19429

Actions (login required)

View Item View Item