PERUBAHAN NILAI JUAL BELI OBYEK PAJAK OLEH PPAT SEBAGAI ACUAN PEMBAYARAN PAJAK PARA PIHAK KEPADA NEGARA
Handoko, Mohammad Sahrul Bagas (2024) PERUBAHAN NILAI JUAL BELI OBYEK PAJAK OLEH PPAT SEBAGAI ACUAN PEMBAYARAN PAJAK PARA PIHAK KEPADA NEGARA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
![]() |
Text
1. PENDAHULUAN.pdf Download (603kB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (640kB) |
![]() |
Text
3. BAB I.pdf Download (864kB) |
![]() |
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (934kB) | Request a copy |
![]() |
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (849kB) | Request a copy |
![]() |
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (760kB) | Request a copy |
![]() |
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (829kB) |
Abstract
Fungsi pajak sangat penting untuk pertumbuhan negara dan masyarakat. Banyak pengeluaran
publik dibiayai melalui pajak. Menurut undang-undang yang berlaku, rakyat membayar pajak
kepada negara. Fungsi1pajak sangat penting4sehingga semua orang harus membayar pajak. Tanpa
fungsi ini, sebagian besar operasi negara akan terhambat. Banyak orang masih belum memahami
fungsi2pajak. Salah satu sumber terbesar pendapatan negara, pajak membuat orang banyak
menghindari kewajiban pajaknya. Pada akhirnya, seluruh warga negara akan menikmati
keuntungan dari fungsi pajak. Akibatnya, membayar pajak dengan benar sangat penting.Penelitian
hukum normatif menggunakan studi kasus normatif sebagai produk perilaku hukum. Penelitian
hukum normatif berfokus pada inventaris hukum positif, asas-asas dan doktrin, penemuan dalam
kasus konkret, sistematik, taraf sinkronisasi, perbandingan, dan sejarah hukum. Ini karena hukum
dianggap sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi acuan untuk
perilaku setiap orang.Peran PPAT sebagai pejabat berwenang yang diberikan oleh negara
seharusnya lebih berpihak kepada negara dari pada malah membantu pihak-pihak lain yang
menyebabkan tekanan yang lebih besar. Dengan demikian, ketidakpastian ini dapat membuat
banyak pihak yang tidak bertangung jawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi mereka
sendiri, dengan tujuan utamanya adalah untuk menghindari atau mengurangi jumlah pajak yang
harus dibayarkan oleh masing-masing pihak. Selain itu, jika tindakan ini terus berlanjut, tidak akan
ada keadilan di masyarakat ketika masyarakat kecil yang bekerja setiap hari diwajibkan membayar
pajak secara penuh sementara mereka dapat mengakali pajak, bekerja sama, dan melakukan segala
cara untuk mengurangi pajak.PPAT melanggar Etik Profesi dan Hukum Sanksi yang diberikan
kepada PPAT yang terlibat dapat bervariasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini termasuk
sanksi pemecatan dari keanggotaan Ikatan PPAT secara tidak hormat, hingga pidana penjara dan
denda, bahkan hingga pidana mati dalam kasus tindak pidana korupsi, untuk akta jual beli
mengalami pembatalan melalui pengadilan dan kekurangan pajak yang di bayarkan akan menjadi
utang yang harus dibayarkan
ContributionNama Dosen PembimbingNIDN/NIDKDosen PembimbingAdiwinarto, SulistioNIDN0014126702
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Keywords/Kata Kunci: | Nilai Jual Beli Obyek Pajak,Pembayaran Pajak, Perubahan Nilai, Kepatuhan Pajak. |
Subjects: | 300 Social Science > 340 Law 300 Social Science > 340 Law > 343 Military, Tax, Trade & Industrial Law |
Divisions: | Faculty of Law > Department of Law Science (S1) |
Depositing User: | Mohammad Sahrul Bagas Handoko | narinbagas16@gmail.com |
Date Deposited: | 16 Jul 2024 04:29 |
Last Modified: | 16 Jul 2024 04:29 |
URI: | http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/21607 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |