Aplikasi POC Keong Mas dan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capcisum annum L.)
Prasetyo, Riyo Eko (2025) Aplikasi POC Keong Mas dan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capcisum annum L.). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
![]() |
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
ABSTRAK.pdf Download (296kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (350kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (355kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (379kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (350kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Riyo Eko Prasetyo (2010311021) “Aplikasi POC Keong Mas Dan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capcisum annum L)”. Dosen Pembimbing Utama Dr. Ir. Muhammad Hazmi DESS. Dosen Pembimbing Anggota Ir. Bejo Suroso, M.P
Cabai merah (Capsicum annum L) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dibudidayakan secara komersial, karena memiliki nilai ekonomis cukup tinggi, karena memiliki kandungan gizi dan vitamin. Berdasarkan Pusat Statistik BPS (2023), Produksi cabai besar di Jawa Timur pada tahun 2022 mencapai 116,18 ribu ton, mengalami penurunan sebesar 8,83 persen dibanding tahun 2021 yang mencapai 127,43 ribu ton. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menunjang produksi tanaman cabai merah adalah dengan pemberian pupuk organik cair (POC) keong mas dan ampas tahu dalam budidaya tanaman cabai merah.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan yang disusun secara fakorial dengan 2 ulangan. Faktor pertma yaitu Aplikasi POC keong mas dengan 5 taraf (P0 : Tanpa POC Keong Mas , P1 : POC Keong Mas 10 ml/ liter air, P2 : POC Keong Mas 20 ml/liter air, P3 : POC Keong Mas 30 ml/liter P4 : POC Keong mas 40 ml/l). Faktor kedua yaitu aplikasi ampas tahu dengan 4 taraf (A0 = Tanpa ampas tahu, A1= 100 gr/polybag, A2= 200 gr/polybag, dan A3= 300 gr/polybag).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC keong mas dengan konsentrasi (40 ml/l) berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14 HST; jumlah daun umur 21 HST, umur 42 HST; diameter batang umur 14 HST, umur 21 HST, umur 35 HST, umur 42 HST dan berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35 HST, umur 42 HST; jumlah daun umur 28 HST, umur 35 HST; diameter batang umur 28 HST; umur berbunga; jumlah buah persampel; berat buah persampel. Sedangkan pada perlakuan ampas tahu berbeda tidak nyata. Perlakuan POC keong mas 40 ml/l menjadi perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan produksi tanaman cabai merah. Perlakuan interaksi aplikasi POC keong mas dan ampas tahu berbeda tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
ContributionNama Dosen PembimbingNIDN/NIDKDosen PembimbingHazmi, MuhammadNIDN0015116301Dosen PembimbingSuroso, BejoNIDN0017076301
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Keywords/Kata Kunci: | POC keong mas, Ampas Tahu, Produksi, Cabai Merah |
Subjects: | 500 Natural Science and Mathematics > 580 Plants, Botany |
Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agrotechnology (S1) |
Depositing User: | RIYO EKO PRASETYO | rioeko08@gmail.com |
Date Deposited: | 21 Aug 2025 01:50 |
Last Modified: | 21 Aug 2025 01:50 |
URI: | http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |