PRINSIP KERJASAMA DALAM BUKU HUMOR “LUCU-LUCU TOKOH DUNIA” KARYA ISA AN. TAMAMI
Ratnawati, Hana Dwi (2019) PRINSIP KERJASAMA DALAM BUKU HUMOR “LUCU-LUCU TOKOH DUNIA” KARYA ISA AN. TAMAMI. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
![]() |
Text
Artikel.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
Abstrak.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
![]() |
Text
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
![]() |
Text
Lampiran.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
1510221023.pdf Download (1MB) |
Abstract
Ratnawati, Hana. 2019, Prinsip Kerjasama dalam Buku Humor Lucu-Lucu Tokoh
Dunia Karya Isa An. Tamami, Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa
dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Muhammadiyah Jember. Pembimbing: (I) Dr. Tanzil Huda, M.Pd, (II) Dr.
Fitri Amilia, M.Pd.
Kata kunci: maksim kuantitas, maksim kualitas ,maksim relevansi, maksim
pelaksanaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk pelanggaran prinsip
kerja sama dalam buku humor Lucu-Lucu Tokoh Dunia karya Isa An. Tamami.
Prinsip kerjasama merupakan prinsip yang dijadikan pedoman dalam kegiatan
berkomunikasi, dengan menerapkan empat maksim di dalamnya, yaitu maksim
kuantitas, maksim kualitas , maksim relevansi, maksim pelaksanaan/cara.
Didalam percakapan buku humor Lucu-Lucu Tokoh Dunia ditemukan unsur
pelanggaran prinsip kerjasama, sehingga hal inilah yang menarik perhatian
peneliti untuk membuat penelitian dalam kajian pragmatik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.
Fokus penelitian ini terletak pada permasalahan pelanggaran prinsip kerjasama
yang digunakan dalam percakapan humor dengan menggunakan metode baca dan
teknik catat serta kiat tertentu yaitu memberi kode dan menandai setiap
percakapan dengan pensil, dengan tujuan untuk menggolongkan data sesuai
dengan maksim-maksimnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelanggaran prinsip kerjasama
maksim kuantitas yang digunakan dalam beberapa percakapan humor Lucu-Lucu
Tokoh Dunia lebih besar dari pada pelanggaran prinsip kerjasama pada maksim
pelaksanaan/cara yang dilakukan. Pelanggaran terhadap prinsip kerja sama bisa
terjadi karena penutur tidak paham akan konteks pembicaraan, selain itu
pelanggaran juga dilakukan sebagai sarana terciptanya humor, seperti mengkrtik,
menyindir, dan menghibur.
Peneliti menemukan bentuk karakteristik pelanggaran maksim yang meliputi:
karakteristik tuturan, bentuk tuturan kibul, bentuk tuturan simpang, bentuk tuturan
ambigu. Ujaran yang terkandung didalam buku humor “Lucu-Lucu Tokoh
Dunia”sering terjadi pelanggaran prinsip kerjasama. Hal itu dikarenakan untuk
menimbulkan kesan lucu pada ujaran tersebut.
ContributionNama Dosen PembimbingNIDN/NIDKUNSPECIFIEDHuda, Tanzilnidn0723036803UNSPECIFIEDAmilia, Fitrinidn0725068501
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | 800 Literature and Rhetoric > 810 Indonesian Literatures |
Divisions: | Faculty of Teaching and Education Science > Department of Indonesian Literature Education (S1) |
Depositing User: | rahma wahyu ningsih | ningsihrahmawahyu@gmail.com |
Date Deposited: | 26 Oct 2020 02:57 |
Last Modified: | 20 Feb 2025 03:30 |
URI: | http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/6775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |