Detail Tugas Akhir

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI LARUTAN NaOH DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN BIOETANOL DARI SERBUK TONGKOL JAGUNG

Wibowo, Bintang Yudhistira Adi (2025) PENGARUH VARIASI KONSENTRASI LARUTAN NaOH DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN BIOETANOL DARI SERBUK TONGKOL JAGUNG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3. BAB I.pdf
PDF
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (571kB)
PDF
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (356kB)
PDF
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (291kB)
PDF
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (264kB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (2MB)
PDF
Text
10. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (522kB)

Abstract

Krisis energi global dan kecenderungan penggunaan bahan bakar fosil yang
tidak berkelanjutan mendorong pencarian alternatif energi terbarukan, salah
satunya bioetanol. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variasi konsentrasi
larutan NaOH dan waktu fermentasi terhadap produksi bioetanol dari serbuk
tongkol jagung. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan tahapan
delignifikasi menggunakan larutan NaOH (5%, 10%, dan 15%), hidrolisis asam
dengan H2SO4 1 N, fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae selama 72,
96, dan 120 jam, serta distilasi untuk memperoleh produk bioetanol yang
dimurnikan. Pengujian dilakukan untuk mengukur kadar glukosa sebagai hasil
hidrolisis, rendemen bioetanol, kadar bioetanol, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaOH berbanding lurus dengan
peningkatan kadar glukosa (dari 4% hingga 19%), dan waktu fermentasi yang lebih
lama secara signifikan meningkatkan rendemen serta kualitas bioetanol. Kondisi
optimum dicapai dengan penggunaan larutan NaOH 15% dan fermentasi selama
120 jam, yang menghasilkan kadar bioetanol sebesar 80%, rendemen 17%, dan nilai
kalor tertinggi sebesar 1560,37 Cal/gram. Temuan ini menegaskan potensi tongkol
jagung sebagai bahan baku bioetanol yang efisien dan ramah lingkungan.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Bioetanol, Delignifikasi, Fermentasi, NaOH, Tongkol Jagung.
Subjects 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 629 Other Branches of Engineering
Divisions Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1)
Date Deposited 16 Jul 2025 07:06
Last Modified 16 Jul 2025 07:06
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/25596

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?