Hubungan Quarter Life Crisis Dengan Risiko Harga Diri Rendah Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember
PRATAMA, RIZKI GHIFARI (2025) Hubungan Quarter Life Crisis Dengan Risiko Harga Diri Rendah Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (487kB)
3. BAB I.pdf
Download (510kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (606kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (484kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (606kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (591kB)
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (562kB)
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (485kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (495kB)
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
12. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only
Download (853kB)
Abstract
Quarter life crisis (QLC) merupakan fase krisis perkembangan pada usia dewasa awal yang ditandai dengan kecemasan, kebingungan arah hidup, hingga tekanan sosial, yang dapat berkontribusi pada rendahnya harga diri. Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember juga tidak lepas dari fenomena ini, yang dapat berdampak pada kesejahteraan psikososial dan akademik. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara QLC dengan risiko harga diri rendah pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif sebanyak 553 orang, dengan jumlah sampel 232 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Quarter Life Crisis Scale dan Rosenberg Self Esteem Scale, kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rank (Rho) pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa berada pada kategori QLC rendah (46%) dan risiko harga diri rendah kategori sedang (65%). Namun, terdapat kecenderungan bahwa semakin tinggi tingkat QLC, semakin tinggi pula risiko harga diri rendah. Uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,523 yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi kuat dan arah positif antara QLC dan risiko harga diri rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara quarter life crisis dengan risiko harga diri rendah pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Hasil penelitian ini merekomendasikan penguatan peran dosen pembimbing akademik dalam memberikan pendampingan psikososial serta keterlibatan aktif orang tua melalui komunikasi dan dukungan emosional guna membantu mahasiswa menghadapi QLC dan mencegah risiko harga diri rendah.
| Dosen Pembimbing: | SURYANINGSIH, YENI and KOMARUDIN, KOMARUDIN | nidn0701037905, nidn0708126803 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Quarter life Crisis; Harga diri rendah; Mahasiswa |
| Subjects: | 100 Philosophy > 150 Psychology > 155 Differential and Developmental Psychology |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Rizki Ghifari Pratama | riskip773@gmail.com |
| Date Deposited: | 01 Aug 2025 03:30 |
| Last Modified: | 01 Aug 2025 03:32 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/26142 |
