Hubungan Fungsi Kognitif dengan Resiko Jatuh pada Lansia di UPT. Panti Sosial Tresna Werdha ( PSTW ) Bondowoso


Sa’adah, Nafilatus (2025) Hubungan Fungsi Kognitif dengan Resiko Jatuh pada Lansia di UPT. Panti Sosial Tresna Werdha ( PSTW ) Bondowoso. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (926kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
5. BAB III 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
8. BAB VI 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (812kB)
Text
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (786kB)
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
Text
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Jatuh pada lansia merupakan masalah kesehatan serius yang dapat menimbulkan cedera, menurunkan kualitas hidup, membatasi mobilitas, hingga meningkatkan risiko kematian. Kejadian jatuh sering kali berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif, yang membuat lansia kurang mampu mengenali bahaya, lambat merespons lingkungan, serta mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan. Studi pendahuluan di UPT. Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso menunjukkan dari 93 lansia terdapat 40 orang yang berisiko jatuh. Kondisi ini menegaskan pentingnya penelitian mengenai keterkaitan fungsi kognitif dengan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia di UPT. PSTW Bondowoso. Desain penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup 93 lansia, dengan sampel 40 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina) untuk menilai fungsi kognitif dan Morse Fall Scale (MFS) untuk mengukur risiko jatuh. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara fungsi kognitif dan risiko jatuh (p < 0,05), di mana penurunan fungsi kognitif berbanding lurus dengan peningkatan risiko jatuh. Kesimpulannya, fungsi kognitif berperan penting dalam menentukan tingkat risiko jatuh pada lansia. Oleh karena itu, deteksi dini gangguan kognitif, edukasi, serta intervensi keperawatan berkesinambungan sangat diperlukan guna menurunkan risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia di PSTW.

Dosen Pembimbing: DEWI, SOFIA RHOSMA and ZULKA, AYESIE NATASA | NIDN0724128403, NIDN0706029401
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: fungsi kognitif, risiko jatuh, lansia
Subjects: 300 Social Science > 304 Factors Affecting Social Behavior
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 614 Public Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Depositing User: Nafilatus Sa’adah | nafilatus88@gmail.com
Date Deposited: 26 Aug 2025 06:43
Last Modified: 26 Aug 2025 06:43
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27630

Actions (login required)

View Item
View Item