TINJAUAN PRAKTIK JUAL BELI KOPI SISTEM TEBASAN PADA PETANI KOPI DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM
SAPUTRA, M. JEFRI ARI (2026) TINJAUAN PRAKTIK JUAL BELI KOPI SISTEM TEBASAN PADA PETANI KOPI DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. pendahuluan.pdf
Download (2MB)
2. abstrak.pdf
Download (758kB)
3. bab i.pdf
Download (595kB)
4. bab ii.pdf
Restricted to Registered users only
Download (724kB)
5. bab iii.pdf
Restricted to Registered users only
Download (775kB)
6. bab iv.pdf
Restricted to Registered users only
Download (769kB)
7. bab v.pdf
Restricted to Registered users only
Download (736kB)
8. bab vi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (234kB)
9. daftar pustaka.pdf
Download (467kB)
10. lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
11. jurnal.pdf
Restricted to Registered users only
Download (487kB)
Abstract
Saputra, M. Jefri Ari. NIM. 2110922016. Tinjuan Praktik Jual Beli Kopi Di Desa
Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember Dalam
Perspektif Etika Bisnis Islam. Skripsi, Program Ekonomi
Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah
Jember. Pembimbing: (I) Siti Khayisatuzahro Nur SE.I, ME.I,
(II) Miftahul Hasanah S.EI., M.EI.
Kata Kunci: Etika Bisnis Islam, Jual Beli Kopi, Petani Kopi, Sistem Tebasan
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dari praktik jual beli kopi secara sistem
tebasan dalam etika bisnis islam. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kebanyakan
orang menganggap bahwa sistem jual beli tebasan ini dianggap tidak sah karena
mengandung gharar. Sebenarnya sistem jual beli tebasan ini memang mengandung
gharar akan tetapi gharar yang dimaksud di sini adalan gharar yasir atau gharar
ringan dan bisa ditoleransi oleh islam. Untuk proses dari sistem jual beli tebasan ini
dilakukan dengan cara petani menjual kopinya kepada pembeli atau penebas ketika
masih di kebun atau sebelum masa panen tiba dengan harga berdasarkan dari
taksiran atau perkiran tanpa mengetahui jumlah dari kopi tersebut. Sistem jual beli
tebasan ini dianggap sah karena sudah memenuhi beberapa prinsip dalam etika
bisnis islam. Untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, yang dimana dengan
menggunakan metode ini data yang diperoleh akan melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Untuk responden yang akan diwawancarai dalam penelitian ini
adalah petani dan penebas. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa para
petani memlih sistem jual beli kopi secara tebasan karena atas dasar kebutuhan
perekonomian atau bisa juga sistem jual beli tebasan ini sudah menjadi kebiasaan
para masyarakat, membutuhkan dana yang cepat, mengurangi resiko produksi,
menghemat biaya dan tenaga panen, serta proses kopi yang cukup lama. Sistem jual
beli kopi secara tebasan jika ditinjau dari etika bisnis islam dianggap sah karena
telah memenuhi beberapa prinsip yaitu, yang pertama prinsip tauhid, yang kedua
prinsip keadilan, yang ketiga prinsip kejujuran, yang keempat prinsip saling ridho,
dan yang kelima atau terakhir yakni prinsip tanggung jawab. Walaupun dari
beberapa aspek ada perlu diperbaiki seperti transparasi dan penentuan harga, akan
tetapi sistem jual beli tebasan ini dapat dinilai etis dalam islam selama dilakukan
dengan cara mengikuti prinsip-prinsip yang sudah disebutkan.
| Dosen Pembimbing: | NUR, SITI KHAYISATUZAHRO and HASANAH, MIFTAHUL | nidn0707059001, NIDN0701128804 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | 200 Religious > 210 Philosophy and Theory of Religion |
| Divisions: | Faculty of Islamic Religion > Department of Sharia Economy (S1) |
| Depositing User: | M. Jefri Ari Saputra | mochjefri923@gmail.com |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 07:12 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 07:12 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30384 |
