RELASI ANTARA INTENSITAS JUDI ONLINE DAN KETERBUKAAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER


Erwin Gutawa, Gutawa Erwin (2026) RELASI ANTARA INTENSITAS JUDI ONLINE DAN KETERBUKAAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER. Masters thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
A. PENDAHULUAN.pdf

Download (3MB)
Text
B. ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
Text
C. BAB I.pdf

Download (1MB)
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (930kB)
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
Text
H. BAB VI.pdf

Download (1MB)
Text
I. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
J. PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas keterlibatan mahasiswa dalam judi online dengan tingkat keterbukaan diri (self disclosure) dalam komunikasi interpersonal. Penelitian ini dipayungi oleh Teori Penetrasi Sosial dari Altman & Taylor serta konsep Johari Window untuk membedah dinamika keterbukaan dan penyembunyian informasi pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap lima informan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang memiliki pengalaman keterlibatan judi online dengan intensitas berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan intensitas judi online yang tinggi cenderung memiliki tingkat keterbukaan diri yang rendah, di mana subjek secara sadar memperluas hidden area dalam interaksi mereka. Keterlibatan intens dalam judi online mendorong mahasiswa membatasi pengungkapan informasi pribadi sebagai bentuk perlindungan diri dari stigma sosial, penilaian negatif, serta tekanan psikologis. Hambatan keterbukaan diri dipengaruhi oleh faktor-faktor kontekstual, seperti kondisi psikologis yang tidak stabil, tekanan sosial, dan lingkungan pertemanan. Sebaliknya, mahasiswa yang telah berhenti dari aktivitas judi online menunjukkan peningkatan penetrasi sosial, terutama ketika berada dalam lingkungan sosial yang suportif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan diri mahasiswa merupakan hasil interaksi kompleks antara intensitas perilaku digital berisiko dengan respons lingkungan sosialnya.

Dosen Pembimbing: Ari Susanti, Susanti Ari | NIDN0701047701
Item Type: Thesis (Masters)
Keywords/Kata Kunci: Judi online, keterbukaan diri, komunikasi interpersonal, mahasiswa, Teori Penetrasi Sosial.
Subjects: 300 Social Science > 307 Communities
Divisions: Faculty of Social and Politics Science > Department of Communication Science (S1)
Depositing User: Erwin Gutawa | egutawa323@gmail.com
Date Deposited: 17 Mar 2026 00:58
Last Modified: 17 Mar 2026 00:58
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30556

Actions (login required)

View Item
View Item