HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKSUAL PRA-NIKAH PADA REMAJA DI SMA NEGERI KLAKAH
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Masa remaja adalah fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial serta tingginya rasa ingin tahu yang menyebabkan remaja rentan terhadap perilaku berisiko, termasuk perilaku seksual
pra-nikah. Rendahnya nilai moral dan spiritual dapat memperkuat kecenderungan perilaku seksual pra-nikah. Spiritualitas berperan dalam membentuk kesadaran dan perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan perilaku pencegahan seksual pra-nikah pada remaja di SMA Negeri Klakah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Klakah dengan jumlah sampel sebanyak 183 responden yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Spiritual Well Being Scale (SWBS) dan kuesioner perilaku pencegahan seksual pra-nikah berbasis Theory of Planned Behavior (TPB). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkatَ signifikansiَ (αَ=َ0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat spiritualitas tinggi dan perilaku pencegahan seksual pra-nikah dalam kategori baik. Uji Spearman Rho menunjukkan nilai p value 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,486, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi spiritualitas, semakin
baik perilaku pencegahan seksual pra-nikah pada remaja dengan kekuatan hubungan pada kategori sedang yang menunjukkan adanya faktor lain yang juga berperan dalam memengaruhi variabel tersebut. Disimpulkan bahwa spiritualitas berperan dalam membentuk perilaku pencegahan, sehingga diperlukan penguatan melalui edukasi kesehatan reproduksi berbasis nilai spiritual serta dukungan lingkungan untuk meningkatkan konsistensi perilaku remaja.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | perilaku pencegahan; remaja; seksual pra-nikah; spiritualitas; Theory of Planned Behavior |
| Subjects | 300 Social Science > 301 Sociology and Anthropology, Human, Society |
| Divisions | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Date Deposited | 28 Apr 2026 07:47 |
| Last Modified | 28 Apr 2026 07:47 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30663 |
