(TABS) Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita 0-59 bulan di posyandu Desa Seputih Kecamatan Mayang


Fanti, Noer Afni Arifanti (2026) (TABS) Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita 0-59 bulan di posyandu Desa Seputih Kecamatan Mayang. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (885kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (929kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (948kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (964kB)
Text
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (933kB)
Text
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (911kB)
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (859kB)
Text
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan manifestasi klinis dari kegagalan pertumbuhan linear kronis akibat akumulasi defisit nutrisi yang menjadi prioritas masalah gizi di Indonesia. Salah satu faktor utama yang memicu kondisi ini adalah kegagalan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 0–59 bulan di Posyandu Desa Seputih, Kecamatan Mayang. Jenis penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 236 responden balita beserta ibunya yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data riwayat ASI eksklusif menggunakan kuesioner dan status stunting ditentukan berdasarkan pengukuran antropometri indikator TB/U atau PB/U (nilai Z-score < -2 SD). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik non-parametrik Spearman Rank (Rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita tidak mendapatkan ASI eksklusif yaitu sebanyak 124 anak (52,5%). Angka kejadian stunting pada lokasi penelitian ditemukan cukup signifikan yakni mencapai 80 balita (33,9%). Uji hipotesis statistik menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,430. Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi kategori sedang dan arah positif antara ketidaksesuaian pemberian ASI eksklusif dengan peningkatan kejadian stunting pada balita di Posyandu Desa Seputih, Kecamatan Mayang

Dosen Pembimbing: Rohmah, Nikmatur and Anggraeni, Zuhrotul Eka Yulis | NIDN0026067202, NIDN0717078505
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Kata Kunci : ASI eksklusif, Balita 0-59 Bulan, Kejadian Stunting
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions: Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Depositing User: Noer Afni Arifanti | noerafniarifanti@gmail.com
Date Deposited: 23 Jun 2026 06:52
Last Modified: 23 Jun 2026 06:52
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30920

Actions (login required)

View Item
View Item