HUBUNGAN USIA DAN STATUS GIZI IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) PADA IBU PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTI
JANNAH, ANGGIH NADIATUL (2026) HUBUNGAN USIA DAN STATUS GIZI IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) PADA IBU PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
A. PENDAHULUAN (1).pdf
Download (7MB)
B. ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
C. BAB I.pdf
Download (1MB)
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (936kB)
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah salah satu masalah kesehatan yang menyebabkan tingginya angka penyakit dan kematian pada bayi baru lahir. Berbagai faktor memiliki pengaruh terhadap terjadinya BBLR, termasuk usia ibu dan kondisi gizi selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan status gizi dengan kejadian BBLR pada ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Panti. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif bersifat korelasional dengan desain cross-sectional retrospektif. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah seluruh ibu yang baru pertama kali melahirkan di kawasan Puskesmas Panti, dengan jumlah sampel mencapai 91 responden yang diambil melalui metode total sampling. Data diperoleh melalui Google Forms serta data sekunder dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berada dalam rentang usia matang (20–35 tahun) (79,1%), status gizi ibu
mayoritas normal (70,1%), dan sebagian kecil (15,4%) menunjukkan adanya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR (p = 0,002; OR = 6). Di sisi lain,
tidak ditemukan hubungan antara status gizi ibu dengan terjadinya BBLR (p = 0,070). Implikasi bagi pelayanan kesehatan menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memastikan usia ibu dan memantau kondisi gizi selama kehamilan sebagai bagian dari perawatan prenatal untuk mencegah terjadinya BBLR.
| Dosen Pembimbing: | AZZA, AWATIFUL and KHOLIFAH, SITI | NIDN0013127001, NIDN0725098802 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Additional Information: | jannahnad34@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci: | BBLR; usia ibu; status gizi; IMT; primipara |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 618 Gynecology and Obstetric |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Anggih Nadiatul Jannah | jannahnad34@gmail.com |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 09:00 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 09:00 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30945 |
